Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIFPADA BAYI USIA 6–12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONDOK MEJA TAHUN 2026 Anita Tamara; Eprina Intami; Dwi Rahmawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63081

Abstract

ASI eksklusif merupakan salah satu praktik penting dalam menunjang kesehatan serta pertumbuhan bayi secara optimal. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya berkaitan dengan kondisi kesehatan dan status gizi ibu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan yang diperoleh ibu dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6–12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja Tahun 2026 serta mengetahui faktor yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sekaligus menjadi sampel, yaitu sebanyak 50 ibu yang memiliki bayi berusia 6–12 bulan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner, lembar observasi, Buku KIA dan/atau rekam medis. Selanjutnya, data dianalisis melalui analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan α=0,05, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa riwayat penyakit ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p=0,456). Sebaliknya, riwayat Hb trimester III (p=0,001), status gizi ibu (p=0,001), dukungan bidan (p=0,009), dan dukungan suami (p<0,001) menunjukkan adanya hubungan secara bivariat dengan keberhasilan ASI eksklusif. Pada analisis multivariat, dukungan suami menjadi satu-satunya variabel yang menunjukkan hubungan signifikan, dengan nilai p=0,026; OR=5,816; dan 95% CI=1,230–27,490. Dengan demikian, ibu yang memperoleh dukungan suami dalam kategori baik memiliki peluang sekitar 5,8 kali lebih besar untuk berhasil memberikan ASI eksklusif setelah dikontrol dengan variabel lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dalam penelitian ini.