Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENGGUNAAN DIAPERS PADA BALITA USIA 1-2 TAHUN Dwi Rahmawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Popok atau diapers sekali pakai menjadi pilihan yang paling populer bagi orang tua karena mudah digunakan, tidak harus mencucinya. Yang mana masih kurangnya pengetahuan ibu dalam penggunaan diapers, sehingga tidak memikirkan efek samping yang akan terjadi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Penggunaan Diapers Pada Balita Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2021 Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian telah dilaksanakan pada 11-16 Oktober tahun 2021 di wilayah kerja puskesmas paal merah II kota jambi tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah kerja puskesmas paal merah II kota jambi yang berjumlah 447 orang, dan sampel 39 orang telah dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat. Ada hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan diapers pada balita usia 1-2 tahun di wilayah kerja puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tahun 2021 dengan p-value 0.003. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat memberikan masukan dan acuan untuk mengembangkan penelitian tentang hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan diapers pada balita usia 1-2 tahun di wilayah kerja puskesmas Paal Merah II Kota Jambi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI INJEKSI HORMONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKANCING DI DESA SEKANCING ILIR TAHUN 2022 Dwi Rahmawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.855 KB)

Abstract

Perkembangan program Keluarga Berencana saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas. Pasangan usia subur dianjurkan menggunakan kontrasepsi untuk mengatur kesuburannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Injeksi Hormonal di Wilayah kerja Puskesmas Sekancing di Desa Sekancing Ilir tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Desa Sekancing Ilir wilayah kerja Puskesmas Sekancing pada tanggal 26 Februari 2022 sampai dengan 08 Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah 196 orang, jumlah sampel sebanyak 64 responden. Teknik pengumpulan data adalah data primer dan sekunder. Adapun teknik analisa datanya adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada berhubungan yang bermakna antara usia nilai p-value (0,010), pendidikan nilai p-value (0,007), pengetahuan nilai p-value (0,019), dan pendapatan nilai p-value (0,002) dengan pemilihan pemilihan kontrasepsi injeksi hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing di Desa Sekancing Ilir Tahun 2022. Diharapkan bagi Puskesmas Sekancing agar meningkatkan program pelayanan serta penyuluhan ke desa-desa tentang KB khususnya pelayanan kontrasepsi injeksi hormonal baik suntik 1 bulan ataupun DMPA.
PARTISIPASI AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 12 – 24 BULAN Niki Astria; Parniah; Dwi Rahmawati
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i1.24693

Abstract

Background: The presence of a father in parenting is as important as a mother. Only 3.9% of fathers' participation in parenting has an impact on the progress of children's development. The involvement of fathers in child care is very supportive of the growth and development of children and has a positive impact on children. Objectives: The purpose of this study was to analyze the relationship between father's participation in parenting and the development of children aged 12-24 months in Pulau Tengah Village, Muara Madras Health Center Region. Method: This research is an analytic study with a cross-sectional study design. The sample in this study was fathers who have children aged 12-24 months, totaling 66 people. This research was carried out in the village of Pulau Tengah, the area of ​​the Muara Madras Public Health Center, Merangin Regency, Jambi Province. Data analysis using Fisher Exact test. Results: The results showed that 56.1% of father's participation in parenting, 87.9% of normal development of children aged 12-24 months. There is a significant relationship between father's participation in parenting and the development of children aged 12-24 months, the value is 0.018 (ρ<0.05). Conclussion There are many positive benefits with the involvement of fathers in parenting to improve child development, for that health workers should be able to provide correct and clear information or education that is easily understood by the community about the importance of father involvement in child care so that child care is not only the duty of the mother but also the mother work with parents. Keywords: Father's participation; Child development
Pengaruh Pemberian Stimulus Terhadap Perkembangan Anak Usia 60-72 Bulan Di Tk Rumpun Tani Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2023 Sonya Putri Amalia; Diane Marlin; Subang Aini Nasution; Dwi Rahmawati; Lismawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/kia.v3i1.973

Abstract

ABSTRAK Stimulasi merupakan perangsangan yang datang dari lingkungan luar anak dan stimulasi dapat diberikan oleh orang-orang yang berada disekitar lingkungan anak Mulai dari guru, pengasuh, keluarga serta orang yang paling dekat dengan anak yaitu orang tua. Desain penelitian yang digunakan adalah experimental dengan rancangan pretest-posttest on group design. Jumlah populasi 30 anak dengan Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan adanya perubahan jumlah responden sebelum dilakukan intervensi berupa pemberian stimulus didapatkan hasil 10 anak (33,3%) memiliki perkembangan tidak sesuai dan 20 anak(66,7%) memiliki perkembangan sesuai, sedangkan jumlah responden setelah dilakukan intervensi berupa pemberian stimulus perkembangan sesuai sebanyak 26 anak(86,7%) dan anak yang tidak sesuai sebanyak 4 anak (13,3%). Hasil Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,020< α(0,05) yang berarti adanya pengaruh pemberian stimulus terhadap perkembangan anak. Hasil dari penelitian ini adanya pengaruh pemberian stimulus terhadap perkembangan anak Di Tk Rumpun Tani Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Diharapkan untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan usiaanak karena dengan memberikan stimulasi yang baik dapat mengoptimalkan pencapaian perkembangan anak.
Hubungan Asupan Gizi dan Pola Asuh Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun Rahmawati, Dwi; Astria, Niki
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.40-49

Abstract

Latar Belakang: Stunting, yang dikenal sebagai balita pendek adalah salah satu masalah gizi yang dialami balita di dunia saat ini dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan intelektual anak. Tujuan: Mengetahui bagaimana pola asuh dan asupan gizi berkorelasi dengan kasus stunting pada balita berusia 2-5 tahun. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional digunakan. Sampling total terdiri dari 55 balita berusia 2-5 tahun yang diambil. Pemeriksaan antropometri tinggi badan dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. SPSS digunakan untuk menganalisis data univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 30 (54,5 %) balita yang mengalami stunting 23 (41,8%) memiliki asupan gizi yang buruk. Untuk 18 (32,7 %) balita yang memiliki pola asuh yang buruk, uji statistik menemukan nilai p 0,072 (≥0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola asuh dan asupan gizi terhadap stunting pada balita berusia 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Muara Madras. Simpulan: terdapat korelasi antara stunting dan asupan gizi, tetapi tidak ada korelasi antara gaya pengasuhan dengan stunting pada anak usia dua hingga lima tahun di wilayah kerja Puskesmas Muara Madras.
PENGARUH KELAS IBU HAMIL TERHADAP KEPUASAN INFORMASI DAN KECEMASAN PERSALINAN DI DESA TANJUNG HARAPAN KABUPATEN MUARO JAMBI DWI RAHMAWATI; DEVI ARISTA; DEWI RIASTAWATI
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2418

Abstract

 Pada ibu hamil trimester III mengalami kecemasan ringan 60%, mengalami kecemasan yang tertinggi 57% ibu hamil mengenai hal-hal dalam persalinan. Melalui kelas ibu hamil diharapkan adanya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta (ibu hamil dengan ibu hamil) sehingga dapat mengurangi kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Desain  penelitian pra eksperimen  yang bersifat one group pretest-postest untuk melihat pengaruh kelas ibu hamil terhadap kepuasan informasi dan kecemasan persalinan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Tanjung Harapan yang pada bulan Januari 2023. Penelitian ini dilakukan dengan cara kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian kecemasan responden sebelum dilakukan kelas ibu hamil rata-rata 49.73 yang termasuk dalam kategori berat dan rata-rata 31.55 yang termasuk dalam kategori sedang sedangkan kepuasan informasi responden setelah dilakukan kelas ibu hamil rata-rata 28.58. Hasil uji statistic (p=0,000) artinya ada Pengaruh kelas ibu hamil terhadap kecemasan persalinan dan pengaruh kelas ibu hamil terhadap kepuasan informasi di Desa Tanjung Harapan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023.Dapat dijadikan sumber informasi dalam perencanaan program kesehatan ibu dan anak di Puskesmas dan sebagai gambaran dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan melakukan penyuluhan dan pendidikan kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil.Kata Kunci : Kelas Ibu Hamil, Kepuasan Informasi, Kecemasan
Hubungan kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional, kognitif dan motorik kasar Yusnita, Renny; Marlin, Diane; Astria, Niki; Rahmawati, Dwi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1363

Abstract

Latar Belakang: Word Health Organization (WHO), melaporkan bahwa 250 juta orang diseluruh Indonesia memiliki gangguan kesehatan mental dengan prevalensi 20% kejadian terjadi pada anak-anak.Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.metode pengambilan sampel dengan purposive sampling jumlah sampel 87 anak usia 3-6 tahun. data analisis menggunakan uji chi-square.Hasil: : berdasarkan hasil penelitian anak yang mengalami Kesehatan mental emosional normal sebanyak 64 (73.6%) anak, sedangakan yang mengalami gejala gangguan mental ringan sebanyak 23 (26.4%) anak. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p-value hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional dan motorik kasar sebesar 0.000(p<0.05), didapatkan nilai p-value hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan kognitif anak sebasar 0.019(p<0.05).Kesimpulan: maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional, kognitif dan motorik kasar pada anak usia prasekolah diwilayah kelurahan simpang IV sipin.
HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI BCG TERHADAP KEJADIAN TB PARU PADA ANAK BALITA Marlin, Diane; Rahmawati, Dwi; astria, niki; Usman, Ismail; Asmajaya, Rudi; Setiawan, Rahman; Hutabarat, Sabar
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (Global TB Report, 2022), estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 Dari 10,6 juta kasus tersebut, terdapat 6,4 juta orang yang telah dilaporkan dan menjalani pengobatan dan 4,2 juta orang lainnya belum ditemukan/ didiagnosis dan dilaporkan. dari total 10,6 juta kasus di tahun 2021, setidaknya terdapat 6 juta kasus adalah pria dewasa, kemudian 3,4 juta kasus adalah wanita dewasa dan kasus TBC lainnya adalah anak-anak, yakni sebanyak 1,2 juta kasus. Desain penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menggambarkan adanya Hubungan Ketepatan waktu Imunisasi BCG Terhadap Kejadian TB Paru Pada Anak Balita Di Puskesmas Bukit Indah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bukit Indah pada bulan Februari s/d Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 33 orang, menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 responden mengalami TB paru, 2 responden (0.06%) mendapatkan imunisasi BCG tepat waktu, sedangkan 31 responden (93%) dengan imunisasi tenggang mengalami Tb . Berdasarkan uji statistik pada tabel Fisher's Exact Test diperoleh nilai p= (0,00) Dari hasil penelitian ini hendaknya sebagai tenaga kesehatan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam penanganan penyakit tuberkulosis pada anak dan menggalakkan tindakan preventif penyakit TB Paru melalui penyuluhan kesehatan, pendidikan kesehatan maupun promosi kesehatan kepada masyarakat
Pola Asuh Orang Tua Dan Screen Time Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Prasekolah Astria, Niki; Rahmawati, Dwi; Firnanda, Ulfa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2825

Abstract

Gangguan perkembangan bahasa sangat umum terjadi di seluruh dunia. Di Indonesia, 13% hingga 18% anak terdiagnosis keterlambatan bahasa, sehingga menyulitkan mereka berinteraksi dengan teman sebaya dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan screen time terhadap perkembangan bahasa anak prasekolah di desa Simpang IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional non-eksperimental dengan desain penelitian cross-sectional. Metode pengambilan sampelnya adalah target sampling. Total sampel meliputi 87 anak usia 3 sampai 6 tahun. Alat penilaian setiap variabel menggunakan lembar checklist atau kuesioner.Uji chi-square digunakan untuk analisis data. Dari hasil uji statistik diperoleh p-value hubungan gaya pengasuhan orang tua dengan perkembangan bahasa anak sebesar 0,000 (p-value). Dari uji statistic didapatkan nilai p-value hubungan screen time terhadap perkembangan Bahasa sebesar 0.004 dan dapat disimpulkan adanya hubungan antara screen time terhadapat perkembangan anak . hasi uji statistic jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa didapatkan p-value 0.225, maka tidak ada hubungan jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa anak.
PENGARUH POSISI MENYUSUI SECARA BIOLOGIC NURTURING BABY LEDFEEDING TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RSUD BAYUNG LENCIR TAHUN 2023 RAHMAWATI, dwi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2020

Abstract

Nyeri post operasi sectio caesarea akan mempengaruhi kualitas hidup ibu dengan munculnya berbagai gangguan seperti gangguan inisiasi menyusui dini, ketidakstabilan emosinal ibu, mobilitas fisik dan personal higyene ibu. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir tahun 2023.Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan pendekatan one groub pretest and posttest. Penelitian ini akan dilakukan di Ruang Bersalin RSUD Bayung Lencir dan telah dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2023. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir bulan Januari s/d Oktober tahun 2022 sebanyak 172 orang dan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri ibu pada post Sectio Caesarea lebih tinggi sebelum dilakukan posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding dibandingkan dengan setelah dilakukan posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding, dan adanya pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir dengan.Diharapkan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden. Kata Kunci          : Posisi Menyusui, Nyeri Post Sectio Caesarea