Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematian ibu serta janin, terutama di negara berkembang. Upaya identifikasi faktor risiko secara dini, seperti riwayat keluarga dan aktivitas fisik, diperlukan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian kejadian hipertensi pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat keluarga dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan di Puskesmas Wara Selatan, Kota Palopo tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Wara Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan telaah rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p = 0,002) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p = 0,012). Hal ini menunjukkan bahwa faktor genetik dan pola aktivitas fisik memiliki kontribusi terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, penerapan aktivitas fisik yang sesuai selama kehamilan, serta pemeriksaan tekanan darah secara rutin guna menurunkan risiko hipertensi dalam kehamilan