Anita Ludia Vivian Wauran
Politeknik Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisi Efektivitas Pengelolaan PBB-P2 dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kaimana Ivone Marta Tiara Dolongseda; Anita Ludia Vivian Wauran; Ivonne Helena Putong
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1538

Abstract

Salah satu contoh sumber pendapatan yang diciptakan secara lokal adalah Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, yang membantu mendanai administrasi dan pembangunan pemerintah. Selama periode 2021 hingga 2025, realisasi penerimaan pajak tersebut di Kabupaten Kaimana belum pernah mencapai target yang ditetapkan sehingga perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan pajak tersebut serta mengetahui pencapaian target dan realisasi penerimaannya pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kaimana selama tahun 2021 sampai 2025. Penelitian ini menggunakan data sekunder termasuk target pendapatan dan realisasi pendapatan serta wawancara untuk mendukung metode deskriptif kuantitatifnya. Dengan membandingkan pendapatan aktual terhadap target, lalu menginterpretasikan hasilnya menggunakan kriteria efektivitas, tingkat efektivitas dapat ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan berfluktuasi, yaitu 87,40% pada tahun 2021 dengan kategori cukup efektif, kemudian menurun dan berada pada kategori kurang efektif pada empat tahun berikutnya, yakni 75,27%, 66,55%, 76,73%, dan 74,65%. Hasil wawancara menunjukkan bahwa rendahnya kepatuhan wajib pajak, tunggakan pajak, pendataan objek yang belum mutakhir, kondisi geografis, dan keterbatasan petugas menjadi faktor yang memengaruhi belum tercapainya target. Kesimpulannya, pengelolaan pajak tersebut belum berjalan secara optimal sehingga diperlukan pemutakhiran data, penguatan penagihan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar penerimaan pajak dapat mendukung peningkatan pendapatan daerah secara lebih baik.