Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan motivasi belajar anak usia 5–6 tahun di TK Islam Al-Amanah, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 31 orang tua anak usia 5–6 tahun yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang mengukur peran orang tua dan motivasi belajar anak. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 102,65 dan rata-rata skor per item sebesar 4,28, sedangkan motivasi belajar anak berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 64,26 dan rata-rata skor per item sebesar 4,02. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,668 dengan nilai signifikansi < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara peran orang tua dengan motivasi belajar anak usia 5–6 tahun. Dengan demikian, semakin baik peran orang tua dalam memberikan dukungan pendidikan, emosional, dan sosial, semakin tinggi pula motivasi belajar anak. Temuan ini mendukung perspektif Self-Determination Theory yang menekankan pentingnya dukungan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan anak.