Keterlibatan orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini. Pemberian stimulasi melalui kegiatan menggambar dapat membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan, keterampilan menggunakan alat tulis, serta kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keterlibatan orang tua dalam pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menggambar di TK PGRI 10 Cermee Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, orang tua, dan anak usia 5–6 tahun di TK PGRI 10 Cermee Bondowoso. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pengembangan kemampuan motorik halus anak telah terlaksana dengan baik melalui penyediaan fasilitas menggambar, pendampingan selama kegiatan berlangsung, pemberian motivasi dan apresiasi, serta komunikasi dengan guru mengenai perkembangan anak. Kendala yang ditemukan adalah keterbatasan waktu sebagian orang tua akibat kesibukan pekerjaan sehingga intensitas pendampingan belum optimal. Dengan demikian, keterlibatan orang tua yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan guru mampu memberikan stimulasi yang efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik halus anak