Zainul Abdi Nasution
UIN Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEDIA DAN KONFLIK KEPENTINGAN DALAM MEMBENTUK ISI DAN ARAH PEMBERITAAN Zainul Abdi Nasution; Muniruddin; Muktaruddin
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 2 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.881

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah pola produksi dan penyebaran informasi sekaligus memperkuat pengaruh kepentingan ekonomi, politik, dan ideologi terhadap institusi media. Berbagai penelitian telah membahas bias media melalui perspektif ekonomi politik, framing, dan agenda setting, namun kajian yang mengintegrasikan perspektif tersebut dengan etika komunikasi Islam sebagai kerangka normatif dalam memahami konflik kepentingan media masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konflik kepentingan memengaruhi pembentukan isi dan arah pemberitaan serta mengkaji relevansi etika komunikasi Islam dalam mewujudkan praktik komunikasi yang bertanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh melalui berbagai buku, artikel ilmiah, dan literatur akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses klasifikasi, interpretasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan merupakan konstruksi sosial yang dibentuk melalui interaksi antara pemilik media, pemerintah, pengiklan, jurnalis, dan audiens melalui mekanisme framing serta agenda setting, sehingga media tidak sepenuhnya bersifat netral. Selain itu, etika komunikasi Islam yang berlandaskan prinsip ṣidq, amanah, dan tabayyun menawarkan landasan etis yang mampu meminimalkan bias informasi, memperkuat profesionalisme jurnalistik, dan mendorong terciptanya komunikasi publik yang lebih bertanggung jawab di era digital