Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI WARGA MISKIN  DI DESA WONGGARASI TENGAH KECAMATAN LEMITO Hanapi, Sri Rahma; Daud, Devika Rahayu; Suleman, Syahputra Adisanjaya
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 4 No. 2 (2026): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Juli-Desember 2026
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/za6xbk49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap kesejahteraan ekonomi warga miskin di Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 8 orang yang terdiri dari 5 informan utama dan 3 informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BLT memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok, meringankan beban pengeluaran rumah tangga, meningkatkan daya beli, memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan, serta menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Bagi sebagian penerima yang memiliki usaha, BLT juga dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal usaha. Namun, penelitian menemukan beberapa dampak negatif, yaitu kecenderungan ketergantungan terhadap bantuan, kecemburuan sosial, ketidaktepatan sasaran penerima, keterbatasan nominal bantuan dalam memenuhi kebutuhan keluarga, serta perbedaan persepsi mengenai kelayakan penerima. Dengan demikian, BLT berperan sebagai bentuk perlindungan sosial yang membantu mengurangi tekanan ekonomi masyarakat miskin, tetapi belum menjadi solusi utama untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, BLT perlu diiringi dengan pemberdayaan ekonomi dan penguatan usaha produktif masyarakat.