Nurhaliza Sinring
Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah sidrap

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektifitas Media Empulur Tebu dan Rebung Bambu Terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli Nurhaliza Sinring; Fitriana Bunyanis; Washliaty Sirajuddin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4497

Abstract

Media kultur merupakan faktor penting dalam pertumbuhan mikroorganisme karena menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan reproduksi. Nutrient Agar (NA) merupakan media standar yang umum digunakan, namun harganya relatif mahal sehingga diperlukan media alternatif yang lebih ekonomis. Empulur tebu (Saccharum officinarum L.) dan rebung bambu (Bambusa vulgaris) memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar media kultur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas media kultur berbahan dasar empulur tebu dan rebung bambu terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilaksanakan pada tanggal 31 Maret–29 April 2026. Pertumbuhan E. coli diamati pada media rebung bambu dan empulur tebu dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5%, serta Nutrient Agar sebagai kontrol. Jumlah koloni dihitung menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dan dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah koloni tertinggi diperoleh pada media NA yaitu 286,67 koloni. Pada media rebung bambu diperoleh ratarata 82,33; 136,00; dan 204,33 koloni, sedangkan pada media empulur tebu diperoleh rata-rata 126,00; 202,33; dan 248,67 koloni. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai F = 53,800 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Disimpulkan bahwa empulur tebu dan rebung bambu mampu mendukung pertumbuhan E. coli, dengan media empulur tebu konsentrasi 5% menunjukkan efektivitas terbaik di antara media alternatif yang diuji.