Transformasi digital telah mengubah cara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membangun hubungan dengan konsumen, menciptakan nilai, dan mempertahankan daya saing. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pemasaran digital dalam memperkuat daya saing UMKM serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan menelaah publikasi akademik, laporan OECD, serta sumber resmi pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia mengenai digitalisasi UMKM, pemasaran digital, kinerja usaha, dan keberlanjutan. Literatur menunjukkan bahwa kapabilitas pemasaran digital dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperkuat diferensiasi, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan meningkatkan kinerja UMKM. Bukti dari Indonesia juga menunjukkan bahwa pemasaran melalui media sosial berpengaruh terhadap kinerja UMKM, sedangkan studi di Kota Palu menemukan bahwa adopsi pemasaran digital berpengaruh terhadap orientasi pemasaran berkelanjutan dan keunggulan bersaing. Pada tingkat makro, penguatan UMKM melalui digitalisasi berpotensi memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, menciptakan peluang kerja, dan mendukung ekonomi yang lebih inklusif. Namun, manfaat tersebut bergantung pada literasi digital, kemampuan manajerial, infrastruktur, keamanan digital, akses pembiayaan, dan kemampuan UMKM mengintegrasikan teknologi dengan strategi bisnis. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital tidak cukup dipandang sebagai alat promosi, tetapi sebagai kapabilitas strategis yang perlu dikembangkan bersama orientasi pasar, inovasi, kolaborasi pelanggan, dan prinsip keberlanjutan.