Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pendeta terhadap Pertumbuhan Kerohanian Anggota Jemaat Gereja Berdasarkan Kisah Para Rasul 11:26 Fani Agustinus Ontolay; Alvyn C. Hendriks
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wyhrnq06

Abstract

Pertumbuhan gereja tidak seharusnya dipahami hanya sebagai pertambahan jumlah anggota, tetapi juga sebagai perkembangan iman, kedewasaan rohani, persekutuan, pelayanan, dan karakter Kristiani. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pendeta terhadap pertumbuhan kerohanian anggota jemaat berdasarkan Kisah Para Rasul 11:26. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis teks biblika. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kisah Para Rasul 11:26 tidak secara eksplisit menggunakan istilah "pendeta" untuk Barnabas dan Saulus, tetapi pelayanan mereka di Antiokhia memperlihatkan prinsip yang relevan bagi pelayanan pastoral, khususnya kehadiran yang berkelanjutan bersama jemaat, pengajaran yang sistematis, pembentukan komunitas, dan pemuridan. Pertumbuhan kerohanian karena itu tidak cukup dibangun melalui khotbah dan program gereja, melainkan membutuhkan integrasi pengajaran Firman, pendampingan pastoral, keteladanan hidup, doa, persekutuan, pemuridan, dan pemberdayaan anggota dalam pelayanan dan misi. Artikel ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelayanan pendeta perlu diarahkan pada pembentukan murid Kristus yang dewasa, bukan sekadar peningkatan kehadiran atau aktivitas gerejawi. Kerangka konseptual yang dihasilkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lapangan selanjutnya.