This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Ribka Ribka
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Foot Massage terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Unit Medikal Ribka Ribka; Yovita Dwi Setiyowati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20794

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi permasalahan kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. WHO pada tahun 2023 melaporkan bahwa sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi, dan hampir dua pertiga di antaranya berada di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia, prevalensinya terus meningkat sehingga memperbesar risiko komplikasi organ target seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal kronis. Terapi farmakologis tetap menjadi standar penatalaksanaan, namun keterbatasannya berupa efek samping dan tantangan kepatuhan jangka panjang menegaskan perlunya intervensi non-farmakologis komplementer. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas foot massage terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi yang dirawat di unit medikal. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif pada dua pasien hipertensi rawat inap (Pasien 1 dan Pasien 2) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Foot massage diberikan selama 30 menit, dengan pengukuran tekanan darah, nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen sebelum dan setelah intervensi dua hingga tiga hari selama 30 menit. Data dikumpulkan melalui observasi klinis, wawancara, dan telaah rekam medis, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah yang konsisten pada kedua pasien. Tekanan darah Pasien 1 menurun dari 150/90 mmHg menjadi 140/67 mmHg pada hari pertama, dan stabil pada 110/85 mmHg di hari ketiga. Tekanan darah Pasien 2 menurun dari 140/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg setelah intervensi pertama. Kedua pasien juga melaporkan peningkatan kenyamanan, berkurangnya sakit kepala, dan penurunan kekakuan otot.  Kesimpulannya, foot massage merupakan intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diajarkan untuk menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi rawat inap, sehingga mendukung integrasinya dalam asuhan keperawatan holistik bersama terapi non- farmakologis standar.