Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Regulasi STARKES, Pengelolaan Limbah dan Inisiatif Sirkular Rumah Sakit Wava Husada Didit Setiawan; Achmad Fauzan Rachman; Sulika Sulika; Viendy Nurul Kusuma; Devi Ratna Handini; Heru Setiyo Cahyono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8804

Abstract

Eskalasi kapasitas pelayanan kesehatan berbanding lurus dengan lonjakan timbulan limbah klinis dan domestik. Laporan riset ini mengevaluasi transformasi tata kelola kesehatan lingkungan di RS Wava Husada, Kepanjen, dalam merespons ekspansi menjadi 249 tempat tidur. Kajian spesifik menganalisis transisi dari kepatuhan parameter mekanis (Permenkes No. 7/2019) menuju pendekatan keberlanjutan One Health (Permenkes No. 2/2023). Menggunakan Mixed Methods dan Participatory Action Research (PAR), riset ini mengevaluasi pilar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) STARKES 2022, segregasi limbah B3, dan intervensi Zero Waste ekonomi sirkular. Hasil menunjukkan keberhasilan pengendalian mikroklimat klinis (<35 CFU/m³) yang berkorelasi menekan Infeksi Daerah Operasi (IDO). Pada pengolahan limbah organik non-medis, intervensi komposter Takakura dan reaktor anaerobik mencatatkan metrik keberhasilan kuantitatif. Pengujian membuktikan pupuk kompos memenuhi parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-7030-2004 dengan rasio C/N 15. Secara sosiologis, intervensi ini meningkatkan pemahaman teknis SDM sebesar 65%. Pengomposan Takakura (22 hari) juga terbukti lebih cepat dari aerobik konvensional (28 hari). Desentralisasi limbah organik ini efektif mentransformasi pusat biaya menjadi sumber nilai tambah ekonomi sirkular. Laporan ini merekomendasikan replikasi arsitektur terdesentralisasi dan adopsi pelaporan digital terintegrasi untuk memastikan keberlanjutan.