Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi permasalahan utama di Desa Dahana, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses verifikasi dan pemutakhiran data sehingga berpotensi memengaruhi akurasi data yang digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan perencanaan pembangunan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai fungsi, manfaat, serta pentingnya DTSEN melalui program sosialisasi. Metode yang diterapkan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Persentase peserta dengan kategori pemahaman tinggi meningkat dari 20% menjadi 80%, sedangkan kategori pemahaman rendah menurun dari 50% menjadi 5% setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya memberikan data yang akurat serta berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran DTSEN. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi yang partisipatif mampu memperkuat literasi masyarakat mengenai DTSEN dan mendukung terwujudnya data sosial yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pemerintah yang tepat sasaran.