Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan pembelajaran IPAS berbasis augmented reality untuk siswa tunarungu jenjang SMPLB di SLB Negeri 7 Jakarta Rohmah Ageng Mursita; Anita Dwi Muslimah; Sanny Ezra Yulianti; Fitri Nurkania; Rizka Khoirun Nisak; Erika Fera Wantini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.41165

Abstract

Abstrak Pemahaman siswa tunarungu di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa jenjang SMPLB terhadap konsep IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) yang bersifat abstrak masih perlu ditingkatkan karena karakteristik pembelajaran siswa tunarungu membutuhkan dukungan media visual yang sesuai. SLB Negeri 7 Jakarta sebagai mitra kegiatan telah melaksanakan pembelajaran IPAS menggunakan buku teks dan ilustrasi dua dimensi, sehingga diperlukan penguatan media yang mampu menyajikan objek dan proses yang kompleks secara lebih konkret. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada siswa tunarungu jenjang SMPLB melalui perancangan dan penerapan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) yang memadukan visualisasi tiga dimensi dengan teks pendamping dan ilustrasi bahasa isyarat. Sasaran kegiatan meliputi 18 siswa kelas VII–IX SMPLB dan 4 guru pengampu mata pelajaran IPAS di SLB Negeri 7 Jakarta. Pelaksanaan kegiatan mencakup analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan media AR, penerapan dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, angket respons, dan validasi ahli media, materi IPAS, serta pendidikan khusus/bahasa isyarat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media AR dinilai sangat layak dengan rata-rata skor validasi sebesar 88,5%. Pemahaman konsep siswa meningkat dari rata-rata 52,3 pada pre-test menjadi 78,6 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,62 yang termasuk kategori sedang. Angket respons guru dan siswa memperoleh skor rata-rata 4,4 dari skala 5 dan termasuk kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa media AR yang memadukan visualisasi tiga dimensi, teks, dan ilustrasi bahasa isyarat berpotensi mendukung pembelajaran IPAS yang lebih konkret dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa tunarungu. Kata kunci: augmented reality; IPAS; tunarungu; media pembelajaran; SLB. Abstract Deaf students in Special Junior High Schools (SMPLB) may require additional visual support to understand abstract concepts in Natural and Social Sciences (IPAS). At SLB Negeri 7 Jakarta, the partner school, IPAS instruction has been supported by textbooks and two-dimensional illustrations, creating an opportunity to strengthen learning media that can present complex objects and processes more concretely. This community service activity aimed to improve deaf students’ understanding of IPAS concepts through the design and implementation of augmented reality (AR)-based learning media integrating three-dimensional visualization with supporting text and sign-language illustrations. The participants consisted of 18 students from grades VII–IX and four IPAS teachers at SLB Negeri 7 Jakarta. The activity comprised needs analysis, AR media design and development, classroom implementation, and evaluation through pre-test, post-test, response questionnaires, and validation by media, IPAS content, and special education/sign-language experts. The results showed that the AR media was rated highly feasible, with an average validation score of 88.5%. Students’ conceptual understanding increased from a mean pre-test score of 52.3 to 78.6 on the post-test, with an average N-Gain of 0.62, categorized as moderate. The teacher and student response questionnaire yielded an average score of 4.4 out of 5, categorized as very good. These findings indicate that AR media integrating three-dimensional visualization, text, and sign-language illustrations has the potential to support more concrete IPAS learning experiences that are responsive to the learning characteristics of deaf students. Keywords: augmented reality; deaf students; IPAS; learning media; special school.