Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan salah satu aspek yang mendukung efektivitas organisasi karena mencerminkan kesediaan pegawai memberikan kontribusinya di luar tugas formal. Hasil penelitian pendahuluan pada BBPMP Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa perilaku OCB pegawai masih belum optimal, khususnya pada aspek kesediaan memberi kontribusinya di luar tugas formal dan partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi. Tujuan penelitian ini guna menganalisis pengaruhnya kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan tingkat eksplanasi kausalitas. Populasi penelitian terdiri atas 193 pegawai dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane dengan sampling error sebesar 5%. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dengan Skala Likert 1-5 dan wawancara untuk memperoleh informasi awal mengenai permasalahan penelitian, serta menganalisis penggunaan PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.0. Temuan menunjukkan kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terdapat pengaruhnya positif signifikan terhadap perilaku kewargaan organisasi. Kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi juga ada pengaruhnya positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi.