ABSTRACT The utilization of digital platforms in academic supervision at SD Negeri 014 Balikpapan Timur has been implemented as part of teacher performance management; however, its implementation still faces several challenges, including the principal’s limited time, changes in supervision schedules, and disparities in teachers’ digital literacy. These conditions highlight the need to examine how digital platforms are utilized throughout the stages of academic supervision management. This study aims to describe the utilization of digital platforms in academic supervision management, covering planning, implementation, evaluation and follow-up, as well as to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation in elementary schools. A descriptive qualitative method was employed at SD Negeri 014 Balikpapan Timur. The research informants consisted of the principal, three teachers, and one education staff member. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model, with data validity ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the Teacher Performance Management Platform (Ruang GTK) has been utilized across all stages of academic supervision management, from planning and implementation to evaluation and follow-up. The digital platform supports data-driven supervision planning, systematic documentation of supervision results, feedback provision, and teacher professional development. Its implementation is supported by learning communities and a collaborative culture, while the main challenges include the principal’s limited time and differences in teachers’ levels of digital literacy. The study concludes that the utilization of digital platforms supports more systematic, data-driven, and sustainable academic supervision management while facilitating continuous teacher professional development in elementary schools. ABSTRAK Pemanfaatan platform digital dalam supervisi akademik di SD Negeri 014 Balikpapan Timur telah diterapkan dalam pengelolaan kinerja guru, namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu kepala sekolah, perubahan jadwal supervisi, dan perbedaan literasi digital guru. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kajian mengenai bagaimana platform digital dimanfaatkan dalam setiap tahapan manajemen supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan platform digital dalam manajemen supervisi akademik yang meliputi fungsi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri 014 Balikpapan Timur. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, tiga orang guru, dan satu tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform Pengelolaan Kinerja Guru (Ruang GTK) telah dimanfaatkan pada seluruh fungsi manajemen supervisi akademik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga tindak lanjut. Pemanfaatan platform digital mendukung penyusunan program supervisi berbasis data, pendokumentasian hasil supervisi secara sistematis, pemberian umpan balik, serta pengembangan profesional guru. Keberhasilan implementasi didukung oleh komunitas belajar dan budaya kolaborasi, sedangkan kendala meliputi keterbatasan waktu kepala sekolah dan perbedaan tingkat literasi digital guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan platform digital mendukung manajemen supervisi akademik yang lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan serta menunjang pengembangan profesional guru di sekolah dasar.