Muhammad Ulul Albab
UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PRAKSIS MANAJEMEN PENDIDIKAN MODERN DI PONDOK PESANTREN SYARIFATUL ULUM NGAWI: TRANSFORMASI DIGITAL PESANTREN BERBASIS SALAF Muhammad Ulul Albab; Toto Suharto; Fauzi Muharom
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.15292

Abstract

Salaf pesantren face major challenges in adopting modern management systems without eroding traditional Islamic identity amid the pace of digital transformation. This study aims to analyze: (1) the praxis of modern educational management; (2) the forms of institutional digital transformation; and (3) the strategies for maintaining the balance of Salaf traditions at Pondok Pesantren Syarifatul Ulum Katerban Ngawi. This qualitative study using a case study design collected data through observation, in-depth interviews with leaders, administrators, teachers, and students, as well as institutional documentation reviews. Data analysis proceeded through data condensation, data display, and drawing conclusions with source and method triangulation to ensure findings validity. The results indicate that the functions of planning, organizing, actuating, and controlling are systematically implemented through the Pesantren Katerban Mobile application. This innovation integrates academic administration, cashless finance, digital attendance, and real-time parent communication channels. The successful harmonization of tradition and modernity is achieved through curriculum integration between classical books and national content, transformational leadership, and improving educators' digital literacy. This transformation proves that management digitalization strengthens institutional relevance without sacrificing traditional values. ABSTRAK Pesantren salaf menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi sistem manajemen modern tanpa mengikis identitas keislaman tradisional di tengah laju transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) praksis manajemen pendidikan modern; (2) bentuk transformasi digital kelembagaan; serta (3) strategi menjaga keseimbangan tradisi salaf di Pondok Pesantren Syarifatul Ulum Katerban Ngawi. Penelitian kualitatif berdesain studi kasus ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pimpinan, pengurus, guru, dan santri, serta telaah dokumentasi kelembagaan. Analisis data berlangsung melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber serta metode untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan diterapkan secara terpadu melalui aplikasi Pesantren Katerban Mobile. Inovasi ini mengintegrasikan administrasi akademik, keuangan nirsentuh, presensi digital, dan saluran komunikasi wali santri secara real-time. Keberhasilan harmonisasi tradisi dan modernitas tercapai melalui integrasi kurikulum kitab kuning dengan muatan nasional, kepemimpinan transformasional kiai, dan peningkatan literasi digital pendidik. Transformasi ini membuktikan bahwa digitalisasi sistem manajemen memperkuat relevansi kelembagaan pesantren salaf tanpa mengorbankan nilai luhur kepesantrenan.