Umar
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jenis Murbei Morus multicaulis dan Morus cathayana Terhadap Produksi Kokon Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Varietas Lokal, Jepang, Cina dan Rumania Hartati; Umar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 (Maret 2012)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan interaksipemberian jenis murbei Morus multicaulis dan Morus cathayana terhadap produksi kokonpada ulat sutera (Bombyx mori L.) varietas Lokal, Jepang, Cina dan Rumania. Penelitianini merupakan penelitian eksperimen yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL),dengan desain penelitian faktorial dari dua jenis daun murbei dengan empat varietas ulatsutera dan tiga kali ulangan, kombinasi perlakuan yang dihasilkan sebanyak 24 perlakuan.Adapun parameter yang diamati sebagai indikator penelitian ini yaitu berat kokon, beratkulit kokon, panjang serat dan berat serat dengan teknik pengumpulan data dilakukandengan cara pengambilan sampel. Hasil penelitian Morus cathayana menghasilkan beratkokon 1,188 g, berat kulit kokon 0,214 g, panjang serat 1015,027 m dan berat serat 0,218 gyang tertinggi pada ulat sutera varietas Rumania (A2B), dibandingkan dengan pengaruhpemberian murbei Morus muticaulis yang menghasilkan berat kokon 1,143 g, berat kulitkokon 0,197 g, panjang serat 944,745 m dan berat serat 0,199 g tertinggi pada ulat suteravarietas Rumania (A1B44). Berdasarkan analisis data dengan uji BNT (α=0,05) pengaruhpemberian jenis daun murbei Morus multicaulis dan Morus cathayana terhadap ulat suteravarietas Lokal, Jepang, Cina dan Rumania dan interaksi yang ditimbulkan antar kedua jenismurbei dengan empat varietas ulat sutera berpengaruh nyata terhadap berat kokon, beratkulit kokon dan panjang serat dan berat serat yang dihasilkan.