Fikri Hidayat El Izat
Mahad Aly Walindo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemandirian Ekonomi Istri sebagai Alasan Khuluk dalam Perspektif Mazhab Syafi’i Nuraini Rahma Wati; Fikri Hidayat El Izat
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan sosial dan ekonomi masyarakat modern turut memengaruhi relasi antara suami dan istri dalam rumah tangga, khususnya dalam aspek pembagian peran ekonomi. Dalam beberapa kasus, kemandirian ekonomi istri dapat memunculkan konflik yang berpotensi berujung pada pengajuan perceraian melalui mekanisme khuluk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian ekonomi istri sebagai alasan khuluk dalam perspektif Mazhab Syafi’i serta melihat relevansinya dalam praktik hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-analitis yang bersumber dari kitab fikih Mazhab Syafi’i, jurnal ilmiah, serta karya-karya akademik yang berkaitan dengan khuluk dan relasi ekonomi dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi istri tidak menjadi alasan langsung kebolehan khuluk dalam perspektif Mazhab Syafi’i. Namun kondisi tersebut dapat menjadi faktor kontekstual apabila menimbulkan ketidakharmonisan rumah tangga sehingga hak dan kewajiban suami istri tidak terlaksana secara proporsional. Dalam praktik hukum Islam di Indonesia, pengajuan perceraian harus melalui proses peradilan di Pengadilan Agama yang mempertimbangkan alasan perceraian secara cermat.
Nilai-Nilai Akhlak dalam QS. Al-Hujurat Ayat 11–12: Kajian Asbabun Nuzul dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam Faniyatusifa; Fikri Hidayat El Izat
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam QS. al-Ḥujurat ayat 11 dan 12 melalui pendekatan asbabun nuzul serta implikasinya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber tafsir dan literatur yang relevan dengan tema kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asbabun nuzul QS. Al-Ḥujurat ayat 11 berkaitan dengan kebiasaan masyarakat yang memanggil seseorang dengan julukan yang tidak disukai, sedangkan ayat 12 berkaitan dengan peristiwa ghibah yang terjadi di kalangan sahabat. Kedua ayat tersebut mengandung nilai-nilai akhlak yang penting dalam kehidupan sosial, seperti larangan saling mengolok-olok, mencela, memanggil dengan julukan buruk, berprasangka buruk, memata-matai, dan melakukan ghibah. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan perasaan sesama manusia. Implikasi dari nilai-nilai tersebut dalam pendidikan Islam adalah perlunya penanaman pendidikan akhlak yang menekankan etika komunikasi, sikap saling menghormati, serta pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia. Dengan demikian, nilai-nilai akhlak dalam QS. al-Ḥujurāt ayat 11 dan 12 dapat menjadi landasan dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis dan penuh dengan sikap saling menghargai.