Mutu pendidikan merupakan tanggung jawab strategis yang tidak dapat dilepaskan dari kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan memegang peran kunci dalam menentukan arah, iklim, dan budaya organisasi yang berdampak langsung pada kualitas proses dan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip dasar kepemimpinan pendidikan serta bagaimana penerapannya dalam praktik di sekolah guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan desk review terhadap berbagai sumber akademik, regulasi pendidikan, dan kajian empiris yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga prinsip dasar kepemimpinan pendidikan yang terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu: (1) kepemimpinan transformasional yang mendorong perubahan kolektif melalui visi, inspirasi, dan pemberdayaan guru; (2) kepemimpinan instruksional yang berfokus pada pengembangan kualitas proses belajar mengajar secara terstruktur; dan (3) kepemimpinan visioner yang berorientasi masa depan melalui perencanaan strategis dan budaya mutu berkelanjutan. Implementasi ketiga prinsip ini memerlukan konsistensi, adaptabilitas kontekstual, dan dukungan ekosistem sekolah yang kondusif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka analitik kepemimpinan pendidikan yang integratif dan dapat dijadikan acuan praktis bagi kepala sekolah, calon pemimpin pendidikan, dan pemangku kebijakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.