Kurniah Astutik
Universitas At-Taqwa Bondowoso

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Membangun Budaya Sekolah Berkualitas melalui Penerapan Syarat dan Prinsip Kepemimpinan Maryatul Kiptiyah; Kurniah Astutik
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 2 (2026): May
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kepemimpinan pendidikan dalam membangun budaya sekolah berkualitas di tengah tantangan pendidikan modern. Permasalahan seperti rendahnya disiplin, lemahnya budaya kolaborasi, dan kurang optimalnya mutu pembelajaran menunjukkan perlunya kepemimpinan yang efektif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran syarat dan prinsip kepemimpinan pendidikan dalam membangun budaya sekolah berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan literatur dari berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syarat kepemimpinan seperti kompetensi profesional, integritas, kemampuan komunikasi, keteladanan, dan tanggung jawab berpengaruh terhadap pembentukan budaya sekolah yang disiplin dan kondusif. Selain itu, prinsip kepemimpinan demokratis, partisipatif, humanis, visioner, dan transformasional mampu meningkatkan kolaborasi, motivasi guru, karakter peserta didik, serta mutu pembelajaran. Dengan demikian, kepemimpinan pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan budaya sekolah berkualitas dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Transformasi Kepemimpinan Pendidikan di Era Generasi Z: Dari Instruktif Menuju Inspiratif Novinda Aisyah Bella; Kurniah Astutik
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 2 (2026): May
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan perubahan karakteristik peserta didik Generasi Z telah mendorong transformasi kepemimpinan pendidikan. Generasi Z yang adaptif terhadap teknologi, komunikatif, dan kritis menuntut pendekatan kepemimpinan yang lebih partisipatif dan humanis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran paradigma kepemimpinan pendidikan dari instruktif menuju inspiratif di era Generasi Z, mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan yang relevan, serta mengkaji tantangan dan strategi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur dan studi literatur. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Kepala MTs Bahrul Ulum Tangsil Kulon Kabupaten Bondowoso, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan mengalami pergeseran dari pola yang berorientasi pada instruksi dan kontrol menuju pola yang lebih komunikatif, partisipatif, dan inspiratif. Karakteristik kepemimpinan yang relevan bagi Generasi Z meliputi komunikasi terbuka, kolaborasi, pemberdayaan individu, dan keteladanan. Tantangan utama meliputi adaptasi teknologi dan menjaga keseimbangan antara fleksibilitas serta kedisiplinan. Adapun strategi yang dapat diterapkan mencakup penguatan komunikasi interpersonal, keteladanan, pengembangan budaya belajar adaptif, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, kepemimpinan inspiratif menjadi pendekatan yang relevan dalam menghadapi dinamika pendidikan di era Generasi Z.
Implementasi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Pengembangan Kompotensi Guru di Sekolah Uun Hidayati; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan transformasional menjadi salah satu pendekatan kepemimpinan yang dinilai relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern. Perubahan kurikulum, perkembangan teknologi pendidikan, tuntutan kompetensi abad ke-21, serta kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran menempatkan kepala sekolah sebagai aktor penting dalam mengembangkan kompetensi guru secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional guru di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen akademik terbitan tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional mampu menciptakan budaya sekolah yang kolaboratif, meningkatkan motivasi kerja guru, memperkuat inovasi pembelajaran, dan mendorong pengembangan profesional secara berkelanjutan. Kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan transformasional cenderung memberikan inspirasi, dukungan individual, stimulasi intelektual, dan teladan moral yang berdampak terhadap peningkatan kompetensi guru. Meskipun demikian, implementasi kepemimpinan transformasional masih menghadapi berbagai hambatan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan fasilitas, rendahnya literasi digital sebagian guru, serta beban administrasi yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui pengembangan budaya belajar, supervisi akademik yang konstruktif, pelatihan berkelanjutan, penguatan komunitas belajar guru, dan optimalisasi teknologi pendidikan. Artikel ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru secara komprehensif.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menjadikan Sekolah sebagai Lingkungan yang Nyaman untuk Belajar Maulida Milki Izzatika; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang besar dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Kepala sekolah menerapkan pola kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif, dan humanis melalui komunikasi terbuka, pemberian motivasi, supervisi akademik, serta pelibatan guru dalam pengambilan keputusan sekolah. Kepemimpinan tersebut berdampak pada meningkatnya motivasi guru, terciptanya hubungan sosial yang harmonis, serta meningkatnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, lingkungan belajar yang nyaman juga dipengaruhi oleh terciptanya budaya sekolah yang positif dan kolaboratif. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah dapat dipahami sebagai faktor strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, humanis, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara optimal.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengurangi Perilaku Bullying di Sekolah Nakhilah Nakhilah; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengurangi perilaku bullying di lingkungan sekolah. Bullying masih menjadi masalah yang cukup sering terjadi dan dapat berdampak pada kondisi psikologis, sosial, serta proses belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun kebijakan, mengarahkan guru, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dalam upaya pencegahan bullying. Selain itu, pembinaan karakter, pengawasan, dan pembentukan budaya sekolah yang positif juga menjadi faktor pendukung dalam mengurangi perilaku bullying. Meskipun masih terdapat beberapa hambatan seperti minimnya keberanian siswa untuk melapor dan anggapan bahwa bullying verbal adalah hal biasa, upaya yang dilakukan secara bertahap menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah yang aktif, terbuka, dan kolaboratif mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman serta mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Kepemimpinan Profetik Rasulullah dalam Pendidikan:Analisis Konseptual terhadap Kinerja Guru di Madrasah Ibtidaiyah Amrosy Amrosy; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas pendidikan di madrasah ibtidaiyah sangat dipengaruhi oleh kinerja guru yang berakar pada nilai-nilai kepemimpinan yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan profetik Rasulullah SAW dan relevansinya terhadap kinerja guru di madrasah ibtidaiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desk review, bersumber dari teks-teks keislaman primer (Al-Qur'an, hadis, dan sirah nabawiyah), regulasi pendidikan nasional, serta literatur ilmiah kontemporer di bidang pendidikan Islam dan manajemen kepemimpinan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dan analisis konseptual-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik Rasulullah mengandung empat pilar utama yang relevan bagi kinerja guru: (1) siddiq (integritas dan kejujuran akademik), (2) amanah (tanggung jawab profesional), (3) tabligh (komunikasi pedagogis yang efektif), dan (4) fathonah (kompetensi intelektual dan inovasi). Keempat pilar ini secara konseptual berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja guru dalam dimensi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai kepemimpinan profetik dapat menjadi landasan normatif sekaligus praktis bagi pengembangan profesionalisme guru madrasah di era kontemporer, termasuk dalam menghadapi tuntutan digitalisasi pendidikan dan pencegahan problem sosial seperti perundungan (bullying) di lingkungan madrasah.
Analisis Prinsip-Prinsip Dasar Kepemimpinan Pendidikan dan Implementasinya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Alfa Mardani; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan merupakan tanggung jawab strategis yang tidak dapat dilepaskan dari kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan memegang peran kunci dalam menentukan arah, iklim, dan budaya organisasi yang berdampak langsung pada kualitas proses dan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip dasar kepemimpinan pendidikan serta bagaimana penerapannya dalam praktik di sekolah guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan desk review terhadap berbagai sumber akademik, regulasi pendidikan, dan kajian empiris yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga prinsip dasar kepemimpinan pendidikan yang terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu: (1) kepemimpinan transformasional yang mendorong perubahan kolektif melalui visi, inspirasi, dan pemberdayaan guru; (2) kepemimpinan instruksional yang berfokus pada pengembangan kualitas proses belajar mengajar secara terstruktur; dan (3) kepemimpinan visioner yang berorientasi masa depan melalui perencanaan strategis dan budaya mutu berkelanjutan. Implementasi ketiga prinsip ini memerlukan konsistensi, adaptabilitas kontekstual, dan dukungan ekosistem sekolah yang kondusif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka analitik kepemimpinan pendidikan yang integratif dan dapat dijadikan acuan praktis bagi kepala sekolah, calon pemimpin pendidikan, dan pemangku kebijakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Sekolah yang Efektif dan Berkualitas Qonita Hafidhah Ilzami Islamiyah; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah yang efektif dan berkualitas serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, pengkodean, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan melalui supervisi akademik, komunikasi terbuka, penguatan disiplin kerja, pemberian motivasi, serta pengembangan budaya sekolah kolaboratif mampu meningkatkan kinerja guru, efektivitas pembelajaran, dan kualitas layanan pendidikan. Selain itu, kepemimpinan partisipatif dan transformasional kepala sekolah juga menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Namun demikian, implementasi strategi kepemimpinan masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan fasilitas pembelajaran, rendahnya kemampuan teknologi sebagian guru, dan kurang optimalnya partisipasi tenaga pendidik dalam program sekolah. Oleh karena itu, kepala sekolah perlu terus mengembangkan kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan keterampilan komunikasi agar mampu mewujudkan sekolah yang efektif dan berkualitas secara optimal.
Kepemimpinan Visioner dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Selvi Selvi; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan visioner dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan mensintesis berbagai konsep kepemimpinan visioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui perumusan visi yang jelas, pengambilan keputusan yang strategis, pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan, penguatan budaya organisasi, serta dorongan terhadap inovasi dan adaptasi terhadap perubahan. Peran tersebut menjadi penting karena tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut lembaga pendidikan memiliki arah yang jelas, kepemimpinan yang adaptif, dan kemampuan menggerakkan seluruh warga sekolah menuju tujuan bersama. Dengan demikian, kepemimpinan visioner tidak hanya berfungsi sebagai pendekatan manajerial, tetapi juga sebagai strategi dalam membangun mutu pendidikan yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mengembangkan kepemimpinan yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Efektivitas Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di MI Siti Imroatus Solehah; Kurniah Astutik
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pendidikan yang bertanggung jawab dalam merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengawasi seluruh kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, serta tenaga kependidikan sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan kepala madrasah terlihat dari kemampuannya dalam menyusun program peningkatan mutu pembelajaran, membangun komunikasi yang baik dengan guru, memberikan motivasi dan supervisi akademik secara berkelanjutan, serta menciptakan budaya kerja yang disiplin dan kolaboratif. Kepemimpinan yang efektif juga berdampak pada peningkatan kompetensi guru, penggunaan metode pembelajaran yang lebih inovatif, serta meningkatnya hasil belajar peserta didik. Faktor pendukung efektivitas kepemimpinan meliputi kerja sama yang baik antarwarga madrasah, komitmen guru, dan dukungan sarana prasarana. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan fasilitas pembelajaran, rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru, serta kurangnya partisipasi orang tua dalam mendukung proses pendidikan. Dengan demikian, kepemimpinan kepala madrasah yang efektif berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah.