Geger Riyanto
Koperasi Riset Purusha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bermain-main dengan Kebenaran Sejarah: Kontestasi Kedudukan dan Produksi Sosial Narasi Awal Mula Geger Riyanto
Antropologi Indonesia Vol 37, No 1 (2016): Antropologi Indonesia
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemahaman umum, kebenaran adalah hal yang lekat dengan kemasukakalan. Asumsi ini pun mempengaruhi satu tren pemikiran dalam antropologi sebagaimana terlihat dari adanya kecenderungan di antara beberapa pengkaji untuk menyejajarkan cara kerja mitos dengan ilmu pengetahuan atau memperlakukan subjek kajian sebagai pihak yang rasional dan terobsesi memecahkan kontradiksi. Berkaca dari dua kasus yakni mitos asal-usul orang Buton di Pulau Seram dan diskursus Indonesia peradaban tua, saya ingin mengajukan bahwa pondasi kebenaran sejarah dalam konteks sosial bukanlah semata koherensi atau plausibilitasnya melainkan juga faedahnya untuk mengangkat atau mempertahankan harkat satu kolektivitas di antara kolektivitas-kolektivitas lainnya. Perbandingan saya memperlihatkan hal ini berlaku, menariknya, baik pada komunitas etnisitas maupun komunitas kebangsaan. Kebenaran sejarah mereka, artinya, akan sulit untuk benar-benar dipisahkan dari klaim politis yang disampaikan atau disampaikan ulang di tengah-tengah kontestasi para pelaku kehidupan sosial. Kerangka berpikir bermain yang dicetuskan oleh Johan Huizinga ditemukan pula sangat relevan menggambarkan situasi ini.Kata kunci: Kebenaran sejarah, mitos asal-usul, kontestasi, kemasukakalan, Buton, Indonesia peradaban tua