Jurna lAntropologi Indonesia
Vol 37, No 1 (2016): Antropologi Indonesia

Bermain-main dengan Kebenaran Sejarah: Kontestasi Kedudukan dan Produksi Sosial Narasi Awal Mula

Geger Riyanto (Koperasi Riset Purusha)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2017

Abstract

Dalam pemahaman umum, kebenaran adalah hal yang lekat dengan kemasukakalan. Asumsi ini pun mempengaruhi satu tren pemikiran dalam antropologi sebagaimana terlihat dari adanya kecenderungan di antara beberapa pengkaji untuk menyejajarkan cara kerja mitos dengan ilmu pengetahuan atau memperlakukan subjek kajian sebagai pihak yang rasional dan terobsesi memecahkan kontradiksi. Berkaca dari dua kasus yakni mitos asal-usul orang Buton di Pulau Seram dan diskursus Indonesia peradaban tua, saya ingin mengajukan bahwa pondasi kebenaran sejarah dalam konteks sosial bukanlah semata koherensi atau plausibilitasnya melainkan juga faedahnya untuk mengangkat atau mempertahankan harkat satu kolektivitas di antara kolektivitas-kolektivitas lainnya. Perbandingan saya memperlihatkan hal ini berlaku, menariknya, baik pada komunitas etnisitas maupun komunitas kebangsaan. Kebenaran sejarah mereka, artinya, akan sulit untuk benar-benar dipisahkan dari klaim politis yang disampaikan atau disampaikan ulang di tengah-tengah kontestasi para pelaku kehidupan sosial. Kerangka berpikir bermain yang dicetuskan oleh Johan Huizinga ditemukan pula sangat relevan menggambarkan situasi ini.Kata kunci: Kebenaran sejarah, mitos asal-usul, kontestasi, kemasukakalan, Buton, Indonesia peradaban tua

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JAI

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

ANTROPOLOGI INDONESIA was published to develop and enrich scientific discussion for scholars who put interest on socio-cultural issues in Indonesia. These journals apply peer-reviewed process in selecting high quality article. Editors welcome theoretical or research based article submission. ...