Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan kondisi metabolik jangka panjang yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui praktik perawatan diri secara teratur. Implementasi DSME berbasis Islami sebagai pendekatan edukasi yang memadukan nilai-nilai spiritual dengan informasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan Self-Care pasien DMT2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh (DSME) berbasis Islami terhadap Self-Care pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Deket. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif pre-experimental dengan pendekatan one group Pretest-Posttest design pada 38 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori Self-Care cukup sebanyak 22 responden (57,9%), kategori baik sebanyak 8 responden (21,1%). Setelah diberikan intervensi DSME berbasis Islami terjadi peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata Self-Care meningkat dari 47,29 (SD = 14,136) pada Pretest menjadi 68,71 (SD = 5,652) pada Posttest, dan sebagian besar responden meningkat menjadi kategori baik sebanyak 92,1%. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian DSME berbasis Islami terhadap peningkatan Self-Care pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Deket. Pendekatan spiritual Islami terbukti memperkuat motivasi intrinsik pasien dalam menjalankan seluruh aspek Self-Care secara konsisten meliputi pengaturan diet, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, kepatuhan minum obat, dan perawatan kaki.