Aisyah Fitria Rahmah
Universitas Yatsi Madani

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dengan Kejadian Diare Pada Anak Sekolah Di SDN Tanah Merah 1 Kabupaten Tangerang Tahun 2026 Aisyah Fitria Rahmah; Adi Dwi Susanto; Rangga Saputra
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1508

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi angka kejadiannya pada anak usia sekolah dan erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan kejadian diare pada anak sekolah di SDN Tanah Merah 1 Kabupaten Tangerang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 220 siswa dengan sampel sebanyak 156 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kebiasaan CTPS sebanyak 15 pertanyaan dan kuesioner kejadian diare sebanyak 1 pertanyaan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kebiasaan CTPS kategori kurang berjumlah 77 responden (49,4%), kategori cukup 60 responden (38,5%), dan kategori baik 19 responden (12,2%). Kejadian diare ditemukan pada 84 responden (53,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan kejadian diare pada anak sekolah di SDN Tanah Merah 1 Kabupaten Tangerang. Diperlukan peningkatan edukasi dan penyediaan fasilitas cuci tangan di lingkungan sekolah guna menurunkan angka kejadian diare pada anak usia sekolah.