Nendah Siti Nirmala
Universitas Medika Suherman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Mengenai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Nendah Siti Nirmala; Ida Widaningsih; Ika Kania Fatdo Wardani; Rosi Kurnia Sugiharti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1531

Abstract

Abstrak Salah satu faktor yang berkaitan dengan pemilihan kontrasepsi pada wanita usia reproduksi adalah informasi; meskipun alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD) terbukti efektif sebagai metode kontrasepsi jangka panjang, tingkat penggunaannya masih tergolong rendah. Pada tahun 2026, para peneliti di RT 01 RW 01 melakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pengetahuan wanita mengenai AKDR setelah menerima informasi melalui media leaflet. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif one-group pretest-posttest. Melalui metode pengambilan sampel komprehensif, seluruh 45 wanita menikah usia subur yang terdaftar di posyandu tersebut dilibatkan dalam penelitian. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner AKDR yang valid dan terdiri dari 15 butir pertanyaan, sedangkan intervensi yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Paired Sample T-Test. Nilai signifikansi untuk skor pre-test dan post-test masing-masing adalah 0,466 dan 0,367, yang menunjukkan bahwa data tersebut berdistribusi normal. Analisis berpasangan menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan yang signifikan secara statistik antara sebelum dan sesudah intervensi (t = -42,532; df = 44; p = 0,000). Sebagian besar responden memperoleh tingkat pengetahuan yang memadai berkat penyuluhan tersebut. Edukasi menggunakan leaflet terbukti meningkatkan pemahaman wanita mengenai AKDR. Namun, hasil penelitian ini perlu disikapi dengan hati-hati mengingat tidak adanya kelompok kontrol dan keterbatasan lingkup penelitian