Ika Kania Fatdo Waridani
Universitas Medika Suherman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang CA Serviks Tahun 2026 Alfi Syahril Laili; Ida Wiidaningsih; Ika Kania Fatdo Waridani; Rosi Kurnia Sugiharti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1536

Abstract

Kanker serviks masih menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi yang membutuhkan perhatianmelalui upaya promotif dan preventif, terutama pada Wanita Usia Subur (WUS). Pemahaman yangterbatas mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini dapat menghambat kesadaran WUSuntuk melakukan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dengan medialeaflet terhadap pengetahuan WUS tentang kanker serviks di Majelis Ta’lim Al-Muhajirin Cikarang.Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest.Sebanyak 47 WUS aktif menjadi responden melalui total sampling. Tingkat pengetahuan diukurmenggunakan kuesioner yang terdiri atas 20 pertanyaan sebelum dan sesudah edukasi. Analisis datadilakukan dengan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed Ranks Test. Sebelum edukasi, 22 responden(46,8%) memiliki pengetahuan cukup, 18 (38,3%) kurang, dan 7 (14,9%) baik. Sesudah edukasi,jumlah responden dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 39 orang (83,0%), sedangkan 8responden (17,0%) berada pada kategori cukup dan tidak ditemukan lagi responden denganpengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan skor pada 45 responden, 2mengalami penurunan, dan tidak ada skor tetap, dengan nilai p = 0,000. Temuan tersebutmenunjukkan bahwa edukasi melalui leaflet memberikan perubahan yang bermakna terhadappengetahuan WUS mengenai kanker serviks. Leaflet dapat dimanfaatkan sebagai media pendukungdalam kegiatan promosi kesehatan reproduksi berbasis komunitas.