Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Durasi Kesiapan Ruang Inap Terhadap Length Of Stay Pasien Gawat di IGD Muhammad Fahmi; Bagus Rahmat Santoso; M.Sobirin Mohtar; Eirene E M Gaghauna
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1590

Abstract

Kesiapan ruang rawat inap merupakan salah satu faktor yangmemengaruhi Length Of Stay (LOS). Durasi kesiapan ruang inap, yakni waktu sejak pasiendirekomendasikan rawat inap hingga dipindahkan. Indikator mengevaluasi lama tunggupasien di IGD adalah LOS, yang mencerminkan efektifitas dan efisiensi alur penangananpasien. Kesiapan ruang yang belum memenuhi standar, seperti kepadatan ruangan danketersediaan ruang, dapat memperpanjang LOS. Oleh karena itu, optimalisasi pelayanandan efisiensi alur transfer pasien perlu dilakukan.Tujuan: Menganalisis hubungan durasi kesiapan ruang inap dengan length of stay pasiendi IGD RSUD Ulin.Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan prospektif. Sampel penelitian 77pasien triase merah dan kuning yang dirawat di IGD dan dipindahkan ke ruang inap.Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling, menggunakan instrumen lembarobservasi, dan dianalisis menggunakan uji mann-whitney.Hasil: Uji statistik didapatkan hasil nilai signifikan p=0,000, menunjukkan terdapathubungan durasi kesiapan ruang inap dengan LOS. Mayoritas (72,7%) memiliki LOS 6hingga 24 jam, dengan rata-rata durasi kesiapan ruang inap 132 menit (2,2 Jam).Simpulan: Kesiapan ruang inap berperan penting dalam menurunkan angka LOS,sehingga perlu adanya peningkatan kecepatan dalam kesiapan dan pemindahan pasien.Semakin lama durasi kesiapan ruang inap, maka semakin panjang waktu pasien berada diIGD.