Theofani Putri Rahayu Utomo
STIKes Panti Waluya Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bululawang Theofani Putri Rahayu Utomo; Nanik Dwi Astutik; Monika Luhung
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1596

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang penatalaksanaannya dijalani seumur hidup,salah satunya melalui pengaturan diet 3J yaitu tepat jenis, jumlah, dan jadwal. Lansiapenderita Diabetes Melitus rentan mengalami ketidakpatuhan diet akibat penurunan kondisifisik, daya ingat, dan rasa jenuh terhadap aturan diet. Dukungan keluarga diduga menjadifaktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan diet. Penelitian ini bertujuan mengetahuihubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada lansia penderita DiabetesMelitus di wilayah kerja Puskesmas Bululawang. Penelitian ini menggunakan desaindeskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 81 lansiapenderita Diabetes Melitus tipe 2 peserta Prolanis yang dipilih dengan proportional randomsampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga HDFSS 29 itemdan kuesioner kepatuhan diet 3J 18 item. Analisis data menggunakan uji Chi-Square denganpembacaan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian ini sebagian besar responden mendapatdukungan keluarga kategori baik 62 orang (76,5%) dan patuh diet 72 orang (88,9%). Hasil ujistatistik menunjukkan nilai p = 0,029 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yangsignifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada lansia penderita DiabetesMelitus. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara dukungankeluarga dengan kepatuhan diet pada lansia penderita Diabetes Melitus. Semakin baikdukungan keluarga, maka semakin tinggi kepatuhan diet lansia. Puskesmas disarankanmelibatkan keluarga dalam edukasi diet Diabetes Melitus melalui kegiatan Prolanis danPosyandu Lansia agar berperan aktif mengawasi jenis, jumlah, dan jadwal makan lansia.