Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatanmasyarakat di daerah tropis. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota PalangkaRaya, kasus DBD masih ditemukan meskipun masyarakat telah menggunakan insektisidarumah tangga, sehingga hubungan keduanya perlu diteliti.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara praktik penggunaaninsektisida rumah tangga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahkerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya.Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional.Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga (KK) di RW 02 RT 05 KelurahanMenteng sebanyak 300 KK, dengan sampel sebanyak 75 responden yang dipilihmenggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji statistik Fisher's Exact Test(karena asumsi Chi-Square tidak terpenuhi).Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penggunaan insektisida rumahtangga sebagian besar berada pada kategori cukup (30 responden; 40,0%), diikuti kategorikurang (29 responden; 38,7%), dan kategori baik (16 responden; 21,3%). Sebagian besarresponden tidak mengalami DBD (64 responden; 85,3%), sedangkan yang mengalamiDBD sebanyak 11 responden (14,7%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan nilai p= 0,439 (p > 0,05).Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara praktik penggunaaninsektisida rumah tangga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahkerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya Tahun 2026. Masyarakatdisarankan tetap menggunakan insektisida sesuai petunjuk serta menerapkan PSN 3MPlus untuk mencegah DBD.