Arisa Angelia Christy
Unіversіtas Sarі Mulіa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tіngkat Pengetahuan Dengan Pemanfaatan Kayu Manіs Sebagaі Terapі Komplementer Pada Pasіen Dіabetes Melіtus Tipe-2 Dі Rungan Penyakіt Dalam RSUD Ulіn Banjarmasіn Arisa Angelia Christy; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi; Onieqie Ayu Dhea Manto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1945

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukanpengelolaan glukosa darah secara berkelanjutan. Selain terapi farmakologis, penggunaan terapikomplementer seperti kayu manis mulai banyak diminati karena kandungan senyawa bioaktifnyayang berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin, namun pemanfaatannya masih dipengaruhi olehtingkat pengetahuan pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasiendengan kecenderungan pemanfaatan kayu manis sebagai terapi komplementer pada penderitaDiabetes Melitus di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode: Desain penelitian menggunakanpendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rankdengan tingkat signifikansi .Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkatpengetahuan dalam kategori cukup (50,0%) dan mayoritas responden (53,3%) masih jarangmemanfaatkan kayu manis. Uji statistik Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikanyang kuat dan positif antara tingkat pengetahuan pasien dengan pemanfaatan kayu manis, dengannilai koefisien korelasi sebesar 0,612 dan p-value 0,000 ().Simpulan: Temuan ini menegaskan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuanpasien dengan pemanfaatan kayu manis sebagai terapi komplementer, di mana semakin tinggitingkat pengetahuan pasien, semakin tinggi pula kecenderungan untuk memanfaatkannya sebagaiterapi pendamping DM.Kata Kunci: diabetes melitus, kayu manis, pengetahuan, terapi komplementer.