Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEANDALAN PEKERJA SORTASI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) DENGAN METODE HUMAN ERROR ASSESSMENT AND REDUCTION TECHNIQUE (HEART) Agustina Hotma Uli Tumanggor; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi; Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tambun
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.8360

Abstract

Permintaan minyak nabati di dunia meningkat sehingga permintaan minyak kelapa sawit meningkat tajam pada tahun 2022. Salah satu perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Selatan adalah PT. Wijaya Borneo Tiganna yang mengalami kenaikan permintaan produksi yang cukup tinggi. Namun, peningkatan produksi tidak seiring dengan produktivitas pekerja. Banyak kesalahan operator (human error) sehingga mengalami penurunan produktivitas. Hal ini dipengaruhi oleh faktor pekerjaan (task) yang berulang-ulang (continuous process) yang dilakukan oleh pekerja dan menyebabkan kesalahan (error) yang dilakukan operator. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis nilai keandalan pekerja sortasi sehingga dapat dipakai sebagai landasan untuk mengidentifikasi peningkatan produktivitas kerja pekerja sortasi PT. Wijaya Borneo Tiganna. Metode yang adalah dengan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). Ada 3 Jenis rework pada Bagian Sortasi TBS. HEP dengan menggunakan Metode HEART sebesar 1,1103148. Keandalan pekerja dalam mengerjakan task masih dapat diperbaiki dengan keterampilan dan ketelitian dalam proses sortasi serta grading TBS.Kata Kunci:  keandalan, produktivitas, human error dan task
H Hubungan Health Locus of Control Terhadap Tingkat Kepatuhan Kontrol Glikemik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin Onieqie Ayu Dhea Manto; Rico Naim; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi
Journal of Nursing Invention Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v3i1.208

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic disease caused by the pancreas not being able to produce enough insulin for the body. One of the pillars of diabetes mellitus treatment is glycemic control with a health locus of control which is rarely realized in the process control. Objective: To determine the relationship between health locus of control and the level of glycemic control compliance in patients with type 2 diabetes mellitus at the Banjarmasin Terminal Health Center. Method: his study uses quantitative methods and uses a cross sectional study approach. The number of samples as many as 73 people with purposive sampling technique. Result: Spearman's rho correlation test results with = 0.05. From the results of the Spearman's rho statistical test, a significant value of 0.198> 0.05 showed that there was no relationship between health locus of control and the level of glycemic control compliance. Conclusion: Compliance is not only influenced by health locus of control but also influenced by other factors such as medication administration, diet, physical activity or foot care.
HUBUNGAN KETIDAKPATUHAN POLA DIET DENGAN KEJADIAN HIPERGLIKEMI PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 Elsiyani; Onieqie Ayu Dhea Manto; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.961 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 paling banyak terjadi yakni sebesar 90-95% dari kejadian diabetes melitus. Hal tersebut dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat kesadaran deteksi dini diabetes, kurang aktivitas fisik dan pola makan yang salah. Salah stau kunci utama pengobatan DM adalah melalui pola diet. Namun hal ini sering menjadi kendala dalam proses pengobatan DM itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara ketidakpatuhan pola diet dengan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 73 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman’s rho dengan α = 0,05. Dari hasil uji statistik Spearman’s rho didapatkan nilai signifikan 0,048 < 0,05 menunjukkan ada hubungan antara ketidakpatuhan pola diet dengan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2 . Kesimpulan: Ketidakpatuhan pola diet merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2 apabila semkin patuh seseorang maka semakin stabil dalam menjaga gula darah.
Identifikasi Faktor Ekstrinsik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Ipah Nurjanah; Onieqie Ayu Dhea Manto; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi; Ahmad Syahlani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.805

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu penyakit kronis yang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk dari luar atau faktor ekstrinsik pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ekstrinsik yang berpotensi mempengaruhi angka kejadian pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II pada pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah responden sebanyak 48 pasien Diabetes Melitus Tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan dan diuji dengan analia univariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar pasien memiliki akses yang baik terhadap layanan Kesehatan (100%), mendapatkan dukungan sosial dalam kategori sedang (25,0%) hingga baik (75,0%), pola makan dalam kategori sedang (95,8%) hingga kurang baik (4,2%), dan aktivitas fisik dalam kategori sedang (95,8%) hingga rendah (4,2%). Simpulan penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang masih memerlukan perhatian dan pembenahan lebih lanjut, terutama bagi tenaga Kesehatan dipuskesmas. Faktor-faktor tersebut meliputi dukungan sosial, pola makan dan aktivitas fisik pada pasien Diabetes Melitus tipe II.
Hubungan antara Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan ANC pada Ibu Hamil Abdul Salam; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi; Latifah Latifah; Umi Hanik Fetriyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.834

Abstract

Pemeriksaan Antenatal Care berperan mendeteksi dini risiko tinggi pada kehamilan. Pengetahuan ibu dan dukungan dari suami sangat berperan dalam kepatuhan menjalani ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan kepatuhan ANC pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian berjumlah 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu, dukungan suami, dan kepatuhan dalam kunjungan antenatal care. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh kuesioner di atas 0,361 sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas menunjukkan bahwa kuesioner pengetahuan ibu memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,77, kuesioner dukungan suami sebesar 0,86, dan kuesioner kepatuhan dalam kunjungan antenatal care sebesar 0,79. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian mayoritas berusia 20-35 tahun (75.0%), dengan pendidikan terakhir SMA (26,9%) dan pekerjaan sebagai Swasta (46,2%). Pengetahuan ibu hamil baik yaitu 36 orang (69,2%), dukungan suami baik 30 orang (57,7%) dan kepatuhan dalam melakukan kunjungan ANC patuh 40 orang (76,9%). Ada hubungan yang kuat antara pengetahuan dan dukungan suami dengan Kepatuhan pada ibu hamil ANC dengan nilai p = 0,000.