Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Migrasi Beda Hingga pada Data Seismik Post Stack di Utara Laut Bali Perairan Utara Bali: Implementation of Finite Difference Migration Method on Post Stack Seismic Data at the Northern Bali Sea Sailah, Siti; Nainggolan, Tumpal B.; Rahman, Naufan Winggar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i1.41541

Abstract

Data seismik lapangan yang diperoleh dalam survei kelautan di Utara Laut Bali memiliki struktur geologi yang kompleks, seperti kontur dasar laut yang datar dan kemiringan curam serta variasi kecepatan yang tegak lurus terhadap arah pergerakan (kecepatan lateral). Kajian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma yang berbeda yaitu migrasi beda hingga fast explicit, steep dip dan implicit sehingga didapatkan algoritma terbaik dalam menghasilkan citra penampang seismik termigrasi yang akurat dengan penempatan posisi titik refleksi sebenarnya pada struktur miring. Metode beda hingga merupakan suatu tahapan pengolahan data seismik yang digunakan untuk mencari operator diferensial dalam persamaan gelombang secara eksplisit dan implisit. Hal ini dilakukan setelah melalui tahapan kecepatan stacking untuk selanjutnya menghasilkan model kecepatan interval dari waktu tempuh gelombang seismik dalam kedalaman interval (Vint) yang dibutuhkan dalam proses beda hingga. Algoritma migrasi beda hingga Post-stack Implicit dalam domain waktu menunjukkan citra penampang seismik termigrasi paling akurat dengan penurunan derau berdasarkan hasil frekuensi bandpass. Algoritma tersebut meningkatkan rasio sinyal terhadap derau dan kualitas penampang seismik termigrasi.
Analisis Lingkungan Pengendapan dan Sistem Petroleum berdasarkan Integrasi Data Seismik dan Sumur di Pesisir Cekungan Sumatra Tengah: Analysis of Depositional Environment and Petroleum System based on Integration of Seismic and Well Data in the Coastal of Central Sumatra Basin Abdurrokhim; Sendjaja, Yoga A.; Nainggolan, Tumpal B.; Ordas, Perdana Rizki
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i2.43145

Abstract

Cekungan Sumatra Tengah merupakan salah satu cekungan penghasil hidrokarbon di Indonesia, karena keterbatasan ekplorasi dan studi, perkembangan cekungan tersebut mengalami hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan pengendapan dan sistem petroleum melalui studi stratigrafi seismik dan sumur. Penelitian ini menggunakan metode seismik dengan software Hampson Russell dan Petrel. Data log membantu pengolahan data seismik dengan software Interactive Petrophysic (IP) dan Techlog untuk pengolahan data sumur. Zona penelitian ini memiliki lima sekuen pengendapan yang sebagian besar terbentuk di lingkungan pengendapan alur bercabang dan estuari. Terdapat dua batuan induk potensial, yakni pada Formasi Pematang dan lapisan serpih pada TST-1 atas. Hasil analisis sekuen stratigrafi pada penampang seismik, sistem petroleum teridentifikasi pada Sumur Merak, Melibur, dan Garib di pesisir Cekungan Sumatra Tengah. Reservoar hidrokarbon terdapat di Formasi Bekasap, Bangko, Menggala, dan sebagian Formasi Pematang; batuan induk terdapat di sebagian Formasi Menggala dan Pematang. Penentuan lapisan reservoar dan batuan induk diperkuat oleh hasil analisis sumur yang terletak pada lintasan seismik. Patahan berguna sebagai jalur migrasi fluida hidrokarbon dari batuan induk hingga reservoar, sehingga terbentuk sistem petroleum pada daerah tersebut. Lapisan ini memiliki batuan induk yang belum matang dan matang. Karenanya dapat disimpulkan bahwa lingkungan pengendapan dan sistem petroleum pada sumur-sumur di daerah tersebut dapat diketahui.