Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LIMESTONE DIAGENETIC OF KLAPANUNGGAL FORMATION BOGOR BASIN WEST JAVA PROVINCE Surya Darma Hafiz Hafiz; Abdurrokhim
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.817 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.12024

Abstract

Batugamping Formasi Klapanunggal memiliki karakteristik yang khas dari komponen batugamping tersebut. Komposisi batugamping yang ada di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ini, mempunyai daya tarik tertentu untuk lebih di teliti dalam hal diagenesa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses diagenesa pada batugamping Formasi Klapanunggal. Metode yang digunakan adalah analisis berdasarkan petrografi dari data sampel yang diambil dari singkapan. Penelitian ini menggunakan jalur lintasan  dalam pengambilan sampel batugamping. Dari satu lintasan ini diambil 17 sampel batugamping dengan interval -/+ 10-20 meter. Pengambilan sampel dilakukan secara vertikal. Dari hasil penelitian proses diagenesa yang ada pada batugamping ini meliputi sementasi equant dan blocky, mikritisasi, pelarutan yang terlihat dengan adanya gerowong pada batugamping, kompaksi dengan adaya fracture dan beberapa stilolit, dan dolomitisasi terekam dengan baik pada batugamping Formasi Klapanunggal ini. porositas visual juga teramati pada batugamping ini. porositas dengan jenis vuggy merupakan porositas yang banyak terbentuk, beberapa porositas dengan jenis lain juga teramati seperti moldic dan fracture. Secara tahapan diagenesa batugampng Formasi Klapanunggal pada daerah ini termasuk kedalam tahapan Telogenetik.
Analisis Lingkungan Pengendapan dan Sistem Petroleum berdasarkan Integrasi Data Seismik dan Sumur di Pesisir Cekungan Sumatra Tengah: Analysis of Depositional Environment and Petroleum System based on Integration of Seismic and Well Data in the Coastal of Central Sumatra Basin Abdurrokhim; Sendjaja, Yoga A.; Nainggolan, Tumpal B.; Ordas, Perdana Rizki
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i2.43145

Abstract

Cekungan Sumatra Tengah merupakan salah satu cekungan penghasil hidrokarbon di Indonesia, karena keterbatasan ekplorasi dan studi, perkembangan cekungan tersebut mengalami hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan pengendapan dan sistem petroleum melalui studi stratigrafi seismik dan sumur. Penelitian ini menggunakan metode seismik dengan software Hampson Russell dan Petrel. Data log membantu pengolahan data seismik dengan software Interactive Petrophysic (IP) dan Techlog untuk pengolahan data sumur. Zona penelitian ini memiliki lima sekuen pengendapan yang sebagian besar terbentuk di lingkungan pengendapan alur bercabang dan estuari. Terdapat dua batuan induk potensial, yakni pada Formasi Pematang dan lapisan serpih pada TST-1 atas. Hasil analisis sekuen stratigrafi pada penampang seismik, sistem petroleum teridentifikasi pada Sumur Merak, Melibur, dan Garib di pesisir Cekungan Sumatra Tengah. Reservoar hidrokarbon terdapat di Formasi Bekasap, Bangko, Menggala, dan sebagian Formasi Pematang; batuan induk terdapat di sebagian Formasi Menggala dan Pematang. Penentuan lapisan reservoar dan batuan induk diperkuat oleh hasil analisis sumur yang terletak pada lintasan seismik. Patahan berguna sebagai jalur migrasi fluida hidrokarbon dari batuan induk hingga reservoar, sehingga terbentuk sistem petroleum pada daerah tersebut. Lapisan ini memiliki batuan induk yang belum matang dan matang. Karenanya dapat disimpulkan bahwa lingkungan pengendapan dan sistem petroleum pada sumur-sumur di daerah tersebut dapat diketahui.
Paleogene Deposits Distribution of the Kampar Block, Central Sumatra Basin Fikri Muhammad Fiqih; Abdurrokhim; Budi Muljana
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 25 No. 1 (2024): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v25i1.809

Abstract

As the most prolific basin, Central Sumatra Basin is a very mature basin for hydrocarbon exploration. Most of the productive reservoir came from Neogen deposits therefore the stratigraphic reconstruction for depositional environment distribution focused on this deposits. Meanwhile the Paleogene deposits distribution and gross depositional environment (GDE) has not been explore further especially on the southern part on the basin. Paleogen deposits like Kelesa Formation is a syn rift deposition which was deposited in the center of the basin. The lithofacies development of the Kelesa Formation consist of 3 major lithofacies associations: (1) thick-bedded mudstone, (2) Interbedded sandstone and conglomerate, (3) Interbedded sandstones and mudstones. The thick-bedded mudstone is deposited in deep lake setting; interbedded sandstone and conglomerate is interpreted as alluvial fan deposit and interbedded sandstones and mudstones as a fluvial channel. GDE map of Kelesa Formation indicate that sandstones facies developed in fluvial and alluvial fan setting near the basin boundary consider as a potential for future hydrocarbon exploration. Keywords: Kelesa Formation; lithofacies; gross depositional environment; Paleogene deposits
Continental Sediments of Cinambo Formation in the Bogor Trough West Java, Indonesia Abdurrokhim; Iyan Haryanto
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 1 (2025): JGEET Vol 10 No 01 : March (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.1.19069

Abstract

Volcanoclastic sediments commonly represent low quality reservoir facies, since volcaniclastics are composed largely of reactive and unstable minerals that leads to the destruction of porosity by cementation and compaction processes. During the Neogene time, although the Bogor Trough largely infilled by volcaniclastic deep-water deposits, the arenites that delivered from continental in the north actually still contributed as sequel Paleogene deposits. This manuscript intends to discusses the Neogene provenance of continental sediments  into the Bogor Trough. The samples are taken from sandstone beds of the Cinambo Formation at Cilutung River in Majalengka. Quartz-rich sandstones are better potential reservoirs in term of quality in hydrocarbon exploration of sub-volcanic region in this area.