p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Ni Putu Lilik Widyayanthi
Universitas Udayana, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM USAHA MIKRO PARIWISATA: PERSPEKTIF PARTISIPATIF Putu Ade Wijana; I Putu Andre Adi Putra Pratama; I Gusti Ngurah Oka Widjaya; Ni Putu Lilik Widyayanthi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4013

Abstract

Penelitian mengkaji bentuk, tantangan serta peluang partisipasi masyarakat dalam usaha mikro pariwisata, serta sejauh mana usaha mikro ini memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan dan Pembangunan berkelanjutan di daerah wisata Legian, Badung Bali. Dalam usaha mikro pariwisata, peran masyarakat erat kaitannya dengan Pembangunan partisipatif. Dimana masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat dari usaha tersebut, melainkan terlibat aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam menggali pengalaman dan persepsi masyarakat yang menjalankan usaha mikro dengan hanya berfokus kepada masyarakat yang memiliki usaha mikro pariwisata di kawasan Legian sebagai fokus utama objek penelitian. Keterlibatan masyarakat Legian dalam usaha mikro pariwisata terimplementasi kedalam bermacam bentuk usaha mikro seperti usaha toko souvenir, usaha spa, homestay, pemandu wisata, usaha makanan dan minuman yang berskala kecil. Keterlibatan masyarakat Legian dalam menjalankan usaha mikro di sektor pariwisata menunjukkan dinamika yang kompleks dan signifikan seperti perubahaan pada sektor pekerjaan atau mata pencaharian, pola konsumsi serta interaksi budaya yang muncul akibat adanya wisatawan. Walaupun memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian masyarakat setempat, namun terdapat tekanan sosial akan tetapi masyarakat Legian mampu menjaga kestabilan sosial budaya mereka dengan berpegangan kuat terhadap nilai adat dan tradisi lokal yang mereka miliki. Keterlibatan yang dirasakan oleh Sebagian besar masyarakat masih belum sepenuhnya merepresentasikan partisipasi yang substantif. Oleh karena itu, sangat disarankan kepada pihak terkait untuk memberikan ruang lebih bagi masyarakat dalam keterlibatan mereka di sektor pariwisata khususnya bagi mereka yang menjalani usaha mikro di sektor pariwisata.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN RASAMADU HERITAGE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA SEJARAH DI KOTA SOLO Ni Putu Lilik Widyayanthi; Putu Wira Parama Suta; Ni Kadek Sri Mirayani; I Putu Andre Adi Putra Pratama
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4015

Abstract

Rasamadu Heritage merupakan daya tarik wisata yang memanfaatkan bangunan bekas pabrik gula era kolonial Belanda. Kawasan ini awalnya dikenal sebagai The Heritage Palace dan mengalami revitalisasi serta rebranding pada tahun 2024 menjadi Rasamadu Heritage. Meskipun memiliki potensi sebagai daya tarik wisata sejarah, terdapat kesenjangan antara atraksi yang ditawarkan dengan pengalaman yang dirasakan wisatawan. Hal ini tercermin dari ulasan wisatawan dan ketidaksesuaian antara tema yang dipromosikan dengan atraksi yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bauran pemasaran dan strategi pengembangan pemasaran yang diterapkan di Rasamadu Heritage, dengan fokus pada elemen 7P, yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dengan pengelola, karyawan, dan wisatawan serta observasi langsung, dan data sekunder melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi alternatif yang dapat diterapkan meliputi penguatan nilai sejarah dan budaya melalui tour sejarah dan edukasi digital, diferensiasi harga serta paket kunjungan untuk berbagai segmen wisatawan, serta pengembangan promosi melalui media sosial dan iklan berbayar (paid ads). Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman dan kepuasan wisatawan sekaligus memperkuat citra Rasamadu Heritage sebagai daya tarik wisata sejarah di Kota Solo.