Rendy Natanael Ginting
Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University, Kota Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Komoditas Burung Kenari dengan Pendekatan Input Proses Output pada Usaha Ternak Malik Canary Fahri Ramadhan Nugrayasa; Farrel Nabil Pratama; Naula Usamah³; Regina Tri Rahmadani; Rendy Natanael Ginting; Sopia Rahmawati; Kharisma Fitri Hapsari
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1206

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengendalian mutu komoditas burung kenari melalui model pendekatan input proses output IPO yang komprehensif pada usaha ternak Malik Canary di Kota Sukabumi sebagai upaya menemukan solusi perbaikan yang tepat sasaran Metode penelitian ini mengombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang meliputi analisis model input proses output IPO untuk memetakan alur produksi identifikasi menyeluruh prosedur penjaminan kualitas Quality Assurance serta analisis data kualitas menggunakan alat statistik seperti diagram pareto diagram fishbone dan checksheet Perolehan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung kepada pemilik dan personel usaha untuk mendapatkan data numerik dan kontekstual Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi di Malik Canary masih menghadapi kendala utama dan signifikan pada aspek teknologi karena minimnya fasilitas bangunan produksi yang memadai dan kelemahan dalam sistem manajemen persediaan Kesimpulan dari penelitian ini merekomendasikan bahwa strategi perbaikan mutu perlu difokuskan secara mendesak pada pengendalian input Hal ini meliputi peningkatan dan penyediaan fasilitas sarana dan prasarana operasional yang lebih modern dan memadai serta perbaikan sistem pengelolaan persediaan input untuk menjamin ketersediaan produk yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing dan mendukung keberlanjutan usaha ternak dalam jangka panjang