Santi Mulyady
Ilmu Polirik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tata Kelola Keuangan Desa: Studi Kasus Desa Kranggan Kec Setu Kota Tangerang Selatan Banten Amalia Pratiwi; Santi Mulyady; Azka Alycia Yahya; Fatkhuri Fatkhuri; Gema Pertiwi
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesuksesan pengelolaan keuangan di Desa Kranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan dengan fokus pada aspek perencanaan pelaksanaan transparansi akuntabilitas serta efektivitas penggunaan dana berbasis komunitas Latar belakang penelitian berangkat dari implementasi Undang Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menekankan pentingnya tata kelola keuangan desa yang baik Namun Desa Kranggan menjadi kasus menarik karena pengembangan desa wisata dan kegiatan ekonominya dibangun tanpa mengandalkan dana desa melainkan melalui kemandirian masyarakat melalui Koperasi Cinta Boga UMKM dan kelompok sadar wisata Pokdarwis Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi literatur observasi dan wawancara dengan perangkat pengelola desa wisata Kranggan Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengelolaan keuangan Desa Wisata Kranggan menerapkan prinsip prinsip good governance terutama transparansi dan akuntabilitas Penggunaan aplikasi akuntansi digital rapat rutin dan keterlibatan masyarakat menunjukkan adanya tata kelola yang inklusif dan partisipatif Meskipun demikian terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia kurang optimalnya promosi serta tantangan dalam menjaga konsistensi partisipasi warga Kesimpulannya Desa Kranggan berhasil menunjukkan model kemandirian pengelolaan keuangan berbasis komunitas yang efektif dan dapat menjadi contoh bagi desa lain meskipun masih membutuhkan penguatan dalam aspek SDM pemasaran pengelolaan kelembagaan transparansi serta inovasi dalam pembangunan ekonomi lokal