Ade Shanti Aulia
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan terhadap Pengeluaran Kesehatan di 8 Negara ASEAN Ade Shanti Aulia; Syaeful Arifin; Nayla Surya Nirwana; Abdul Aziz; Fitri Amalia
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 1: Maret 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i1.1305

Abstract

Tujuan dari analisis ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari banyak masyarakat yang telah menggunakan sanitasi dasar ketersediaan layanan air minum yang layak dan tingkat polusi udara terhadap tingkat pengeluaran kesehatan perkapita di 8 negara di kawasan Asia Tenggara Ruang lingkup penelitian mencakup data tahunan dari lima variabel utama:pengeluaran kesehatan per kapita sebagai variabel dependen dan besaran masyarakat yang telah memperoleh akses sanitasi dasar akses air minum serta intensitas polusi udara sebagai variabel independen dan GDP per kapita sebagai variabel kontrol dengan rentang waktu 5 tahun atau selama 2016 2020 Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan pendekatan Random Effect Model REM yang dipilih berdasarkan hasil uji Hausman Hasil menunjukkan bahwasanya layanan air minum yang layak dan sanitasi dasar memang memiliki hubungan positif akan tetapi pengaruhnya tidak signifikan Pada variabel ke 3 polusi udara menunjukkan hubungan negatif dan tidak signifikan Sebaliknya GDP per kapita ternyata terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pengeluaran kesehatan per kapita Secara simultan ketiga variabel ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran kesehatan dengan nilai koefisien determinasi R sebesar 0 865613 sedangkan nilai Adjusted R squared sebesar 0 850254 Berdasarkan temuan tersebut pemerintah di negara negara ASEAN sebaiknya memperkuat infrastruktur melalui perbaikan sanitasi air dan persediaan layanan air bersih mengingat dampaknya bersifat jangka panjang dan esensial bagi kesehatan publik Peningkatan pengeluaran kesehatan perlu diarahkan pada aspek layanan yang bersifat promotif dan preventif khususnya di negara negara dengan pendapatan lebih rendah Hal ini perlu dilakukan agar manfaat pembangunan kesehatan lebih merata