Irvan Renaldi
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Deman Berdarah Dengue (DBD) di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat Sisi Pitriyana; Zuklahajar Zuklahajar; Irvan Renaldi; Jessika Ananta; Nurul Fadhilah; Annisa Annisa
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 3: September 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i3.949

Abstract

p Deman Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia, yang dimana disebabkan oleh agen virus dengue dan menyebar melalui gigitan nyamuk em Aedes aegypti /em dan em Aedes albopictus. /em Demam Berdarah Dengue (DBD) memiliki gejala seperti demam tinggi, nyeri sendi atau otot, pendarahan, hingga komplikasi yang berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia itu sendiri, salah satu wilayah dengan jumlah kasus DBD cukup tinggi pada tahun 2024 yaitu Desa Cupat yang berada di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, sehingga dalam hal ini, seluruh masyarakat yang ada di Desa Cupat tersebut perlu mendapakan informasi lebih lanjut mengenai cara mencegah atau menangani DBD melalui kegiatan penyulahan dalam program pengabdian masyarakat. Adapun program pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Juli 2025, dalam rangka upaya peningkatan pengetahuan masyarakat mencegah dan menanggulangi penyakit DBD yang ada di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Penyuluhan terkait pencegahan atau penanggulangan DBD sudah dilakukan di Desa Cupat. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan petunjuk penggunaan obat ABATE supaya dapat mencegah atau menanggulangi agar tidak terjangkit DBD, mengajak warga untuk rutin gotong royong, serta menghimbau warga untuk tidak menampung air yang tidak perlu supaya tidak menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Cupat dapat mengetahui cara mengatasi, mencegah atau menanggulangi penyakit DBD.