Leonard Dharmawan
Sekolah Vokasi IPB University, Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paparan Potongan Film The Conjuring: Last Rites pada Akun TikTok warnerbrosid terhadap Intensi Menonton Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Naura Kirana Maheswari; Wahyu Budi Priatna; Leonard Dharmawan
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 1: Maret 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i1.1334

Abstract

Media sosial kini menjadi salah satu saluran utama bagi industri film dalam melakukan promosi digital. Platform TikTok, dengan format video singkat dan interaktif, memberikan ruang baru bagi penyebaran potongan film yang mampu menarik perhatian audiens muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan potongan film The Conjuring: Last Rites pada akun TikTok warnerbrosid terhadap intensi menonton mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media IPB University. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei korelasional terhadap 32 responden menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner daring dengan 16 butir pertanyaan dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan seluruh item dinyatakan valid dan reliabel, serta terdapat hubungan positif dan signifikan antara paparan potongan film dan intensi menonton dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,663 dan signifikansi 0,001 0,05. Artinya, semakin sering mahasiswa terpapar potongan film di TikTok, semakin tinggi pula intensi mereka untuk menonton film tersebut di bioskop. Temuan ini mendukung teori Stimulus"Organism"Response (SOR) yang menjelaskan bahwa stimulus visual dapat menimbulkan respons emosional berupa rasa penasaran dan keinginan menonton, serta teori Uses and Gratifications yang menegaskan bahwa audiens secara aktif menggunakan media sosial untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan informasi. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok efektif digunakan sebagai media promosi digital bagi industri perfilman dalam menjangkau audiens muda di era komunikasi visual. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar industri film memaksimalkan penggunaan potongan adegan yang kuat secara emosional untuk meningkatkan engagement. Mahasiswa diharapkan lebih selektif dalam menilai konten promosi yang mereka konsumsi di media sosial serta penelitian selanjutnya dapat memperluas jumlah sampel atau membandingkan efektivitas promosi antarplatform digital.
Pengelolaan Konten Media Sosial Instagram BRMPVETERINER Sebagai Media Branding Devi Nurfitriani; Leonard Dharmawan
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 1: Maret 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i1.1335

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan konten akun Instagram brmpveteriner sebagai alat branding bagi lembaga pemerintah di sektor kesehatan hewan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan konten dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konten BRMP Veteriner berkontribusi dalam memperkuat identitas merek, citra merek, kesadaran merek, dan keterlibatan merek. Strategi yang digunakan meliputi konsistensi visual dan komunikasi dua arah untuk membangun citra lembaga yang profesional dan informatif. Tantangan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya manusia, waktu produksi, perencanaan konten yang kurang optimal, dan adaptasi terhadap tren media sosial. Namun, kreativitas konten dapat meningkatkan keterlibatan audiens dan memperkuat branding lembaga.