Perkembangan teknologi digital dan tuntutan globalisasi telah mendorong perubahan signifikan dalam sektor pertanian dan pembangunan pedesaan, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sosial, tata kelola desa, dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelatihan smart agropreneur berbasis teknologi tepat guna. Smart agropreneur merupakan konsep kewirausahaan pertanian modern yang mengintegrasikan inovasi teknologi, manajemen usaha, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu sistem yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan, diskusi interaktif, simulasi praktik, dan pendampingan berbasis kebutuhan masyarakat desa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep smart agropreneur, penerapan teknologi tepat guna dalam usaha pertanian, penguatan kapasitas sosial melalui kerja sama kelompok, serta peningkatan pemahaman tata kelola desa berbasis transparansi dan akuntabilitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha pertanian secara lebih modern, efisien, dan berorientasi pasar. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas sosial masyarakat dalam hal kerja sama dan penguatan kelembagaan kelompok tani. Pada aspek tata kelola desa, peserta mulai memahami pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik yang lebih efektif. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis inovasi. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat desa dan dapat menjadi model pemberdayaan berbasis teknologi tepat guna yang berkelanjutan.