Yuliansyah Yuliansyah
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Bullying Melalui Game dan Yel-Yel Interaktif pada Siswa MTs Nurul Huda Tempilang Sisi Pitriyana; Wafebri Wafebri; Della Amelya; Ummu Rosiyah; Yuliansyah Yuliansyah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1561

Abstract

Bullying masih jadi salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah dan bisa memengaruhi kenyamanan serta hubungan antar siswa. Kurangnya pemahaman tentang berbagai bentuk bullying membuat beberapa tindakan, seperti mengejek, memberi nama julukan yang tidak menyenangkan, mengucilkan, atau melakukan kekerasan fisik, seringkali masih dianggap sebagai lelucon. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa tentang cara mencegah bullying dengan pendekatan yang lebih menarik dan menghibur. Kegiatan tersebut diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di MTs Nurul Huda Tempilang pada tanggal 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 siswa dan siswi dari enam kelas, yaitu kelas VII, VIII, dan IX. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi tentang arti, jenis dampak, dan cara mencegah bullying, kemudian dilanjutkan dengan permainan "Bullying atau Tidak?". "Stop dan Jawab", tayangan video pendidikan, refleksi bersama, dan yel-yel anti-bullying. Informasi tentang pelaksanaan kegiatan didapat dari pengamatan saat kegiatan berlangsung, keterlibatan siswa, serta dokumentasi yang telah dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa mengikuti serangkaian sosialisasi dengan antusiasme yang cukup tinggi, terutama pada sesi bermain dan bernyanyi bersama. Dengan bermain permainan yang interaktif, siswa bisa memahami contoh tindakan bullying dan berani memberikan jawabannya. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa metode interaktif bisa membuat suasana belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Secara keseluruhan, sosialisasi ini diharapkan bisa membuat siswa lebih paham tentang bullying dan mendorong mereka untuk saling menghormati serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Kegiatan seperti itu bisa dilakukan terus-menerus dengan evaluasi yang lebih rapi agar bisa tahu perubahan pemahaman siswa setelah mereka mengikuti pelajaran.