Fitri Dian Nilasari
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DAN MINUMAN MANIS TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH MAHASISWA PGSD SEMESTER AKHIR UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUMATERA UTARA Iman Kristiyani Zai; Fitri Dian Nilasari; Fadhillah Mahmudah Siregar
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.392

Abstract

Perubahan gaya hidup pada mahasiswa semester akhir menyebabkan meningkatnya konsumsi fast food dan minuman manis yang diduga memengaruhi status gizi. Konsumsi makanan dan minuman tinggi energi secara berlebihan dapat meningkatkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi fast food dan minuman manis terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester akhir Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data konsumsi fast food dan minuman manis dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan IMT. Analisis data meliputi analisis univariat, uji Fisher's Exact, dan regresi logistik multinomial dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (85,3%), berusia 22 tahun (32,4%), memiliki konsumsi fast food kategori cukup (64,7%), konsumsi minuman manis kategori cukup (64,7%), dan IMT normal (73,5%). Hasil uji Fisher's Exact menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan IMT (p = 0,177) maupun konsumsi minuman manis dengan IMT (p = 0,102). Analisis multivariat juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut tidak berhubungan secara signifikan dengan IMT. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumsi fast food dan minuman manis tidak berhubungan signifikan dengan Indeks Massa Tubuh pada mahasiswa PGSD semester akhir Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.