Messelina Diana
Sekolah Tinggi Teologi Doulos Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Kristen di Tengah Krisis Kepercayaan Institusional dan Tantangan Otoritas Moral Gereja Messelina Diana; Sanongoni Waruwu
Fidelitas: Jurnal Teologi dan Pemikiran Kristen Vol 1 No 2 (2026): Fidelitas: Jurnal Teologi dan Pemikiran Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Doulos Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis kepercayaan terhadap institusi gereja menunjukkan bahwa legitimasi kepemimpinan Kristen tidak lagi dapat bergantung pada jabatan, posisi hierarkis, atau karisma pemimpin. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepemimpinan Kristen, kepercayaan institusional, dan otoritas moral serta merumuskan konstruksi kepemimpinan berbasis kredibilitas moral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis teologis dan konseptual terhadap teks Alkitab dan literatur akademik. Markus 10:42–45, 1 Petrus 5:1–4, dan 1 Timotius 3:1–7 digunakan sebagai fondasi teologis untuk mengevaluasi penggunaan otoritas dalam kepemimpinan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi moral kepemimpinan Kristen dibangun melalui empat dimensi yang saling berkaitan, yaitu integritas moral, akuntabilitas institusional, kerendahan hati relasional, dan konsistensi publik. Penelitian ini menempatkan kredibilitas moral sebagai penghubung konseptual antara kualitas kepemimpinan, kepercayaan institusional, dan legitimasi moral gereja. Pemulihan kepercayaan dengan demikian membutuhkan transformasi karakter pemimpin sekaligus pembenahan struktur institusional gereja.
Etika Konfrontasi dalam Matius 18:15 sebagai Model Penanganan Konflik Interpersonal Imanuel Asbanu; Messelina Diana; Elisabet Podo
Fidelitas: Jurnal Teologi dan Pemikiran Kristen Vol 1 No 2 (2026): Fidelitas: Jurnal Teologi dan Pemikiran Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Doulos Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik interpersonal merupakan realitas yang tidak terhindarkan dalam kehidupan bersama dan dapat berkembang menjadi keretakan relasi ketika ditangani melalui penghindaran atau konfrontasi destruktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur etis Matius 18:15 dan mengonstruksinya sebagai model penanganan konflik interpersonal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis terhadap Matius 18:15, disertai dialog kritis dengan literatur mengenai konflik, rekonsiliasi, dan praktik restoratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur internal Matius 18:15 bergerak dari pengenalan pelanggaran, inisiatif langsung, koreksi yang jujur, komunikasi personal, kesediaan mendengar, hingga pemulihan relasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan etika konfrontasi restoratif yang terdiri atas lima unsur, yaitu dasar yang jelas, inisiatif langsung, koreksi yang jujur, privasi yang menghormati martabat, dan orientasi restoratif. Model ini menolak penghindaran pasif sekaligus konfrontasi destruktif dengan mempertemukan kebenaran, tanggung jawab, martabat manusia, dialog, dan pemulihan dalam satu kerangka etis bagi penyelesaian konflik interpersonal dalam komunitas Kristen secara etis dan konstruktif.