Konflik interpersonal merupakan realitas yang tidak terhindarkan dalam kehidupan bersama dan dapat berkembang menjadi keretakan relasi ketika ditangani melalui penghindaran atau konfrontasi destruktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur etis Matius 18:15 dan mengonstruksinya sebagai model penanganan konflik interpersonal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis terhadap Matius 18:15, disertai dialog kritis dengan literatur mengenai konflik, rekonsiliasi, dan praktik restoratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur internal Matius 18:15 bergerak dari pengenalan pelanggaran, inisiatif langsung, koreksi yang jujur, komunikasi personal, kesediaan mendengar, hingga pemulihan relasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan etika konfrontasi restoratif yang terdiri atas lima unsur, yaitu dasar yang jelas, inisiatif langsung, koreksi yang jujur, privasi yang menghormati martabat, dan orientasi restoratif. Model ini menolak penghindaran pasif sekaligus konfrontasi destruktif dengan mempertemukan kebenaran, tanggung jawab, martabat manusia, dialog, dan pemulihan dalam satu kerangka etis bagi penyelesaian konflik interpersonal dalam komunitas Kristen secara etis dan konstruktif.
Copyrights © 2026