Di tengah arus digitalisasi yang kian pesat, dunia pendidikan Islam dituntut untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai religius dengan kebutuhan teknologi abad ke-21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist, khususnya pada materi Mad Jaiz Munfasil dan Mad Jaiz Muttasil, yang selama ini disampaikan dengan metode konvensional dan kurang interaktif. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Gimkit sebagai sarana evaluasi formatif yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas VII MTs Muslimat NU Palangka Raya dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket validasi, serta pre-test dan post-test untuk menilai efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Gimkit terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep tajwid, motivasi belajar, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Media ini juga menciptakan pengalaman belajar yang kompetitif dan kolaboratif sesuai dengan karakteristik generasi digital. Dengan demikian, pengembangan media berbasis Gimkit berkontribusi dalam memperkuat strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadist yang inovatif, adaptif, dan kontekstual di era digital.