Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Integrasi Inovasi Media Pembelajaran, Kurikulum Merdeka, dan Penguatan Karakter Beradab Ahmad khasby Baqy; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38964

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi pendidikan Islam di era digital melalui integrasi inovasi media pembelajaran, implementasi Kurikulum Merdeka, dan penguatan karakter beradab siswa. Masalah utama yang dikaji adalah dekadensi moral digital dan kesenjangan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara edukatif. Tujuan penelitian adalah merumuskan model integratif pembelajaran PAI yang adaptif teknologi namun tetap kokoh dalam nilai adab. Metode penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research) digunakan untuk menganalisis literatur primer tentang adab serta berbagai publikasi riset terapan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media interaktif (seperti Scratch, Wordwall, dan Educaplay) serta penerapan bahan ajar berbasis blended learning terbukti efektif meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman konsep keagamaan siswa. Sinergi kompetensi digital guru, rancangan modul ajar Kurikulum Merdeka yang terinternalisasi nilai karakter, serta program remedial terstruktur merupakan instrumen strategis pembentuk karakter beradab (insan kamil). Kesimpulannya, keberhasilan transformasi pendidikan Islam di era digital sangat bergantung pada kapasitas profesional guru dalam mendesain teknologi pembelajaran yang berorientasi nilai moral dan spiritual.
Desain Media Video Interaktif pada Materi Perkalian Bilangan Cacah sampai 100 di Kelas IV Puput Melati Sukma; Jasiah Jasiah; Muhammad Syabrina
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain media video interaktif pada materi perkalian bilangan cacah sampai 100 di kelas IV serta mengetahui tingkat kelayakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory, yang mengintegrasikan analisis data kualitatif dan kuantitatif secara berurutan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi awal, wawancara dengan guru kelas IV MIS Hidayatul Muhajirin Palangka Raya, serta angket validasi ahli. Media didesain menggunakan aplikasi Canva untuk desain visual dan Lumi Education untuk penambahan unsur interaktivitas. Media yang dihasilkan berdurasi 9 menit 44 detik yang memuat komponen pembuka, penyajian materi, interaktivitas, dan penutup. Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 95,83%, sedangkan validasi ahli media menghasilkan persentase sebesar 97,62%, keduanya termasuk dalam kategori "sangat layak". Desain media video interaktif dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran matematika kelas IV karena mampu menyajikan materi secara menarik, sesuai tujuan pembelajaran, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami konsep perkalian bilangan cacah secara lebih bermakna.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Faktor-Faktor Penyebab Krisis Moral Pada Peserta Didik Ragil Efansyah; Jasiah Jasiah
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral pada peserta didik saat ini semakin menjadi perhatian dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi dan media sosial membawa pengaruh besar terhadap perilaku generasi muda. Jika tidak disertai pengawasan dan pembinaan yang baik, peserta didik dapat dengan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, seperti menurunnya sopan santun, kurangnya rasa tanggung jawab, dan lemahnya sikap disiplin. Selain itu, kurangnya perhatian keluarga serta minimnya pemahaman nilai agama turut menjadi faktor penyebab krisis moral. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan karakter peserta didik. PAI tidak hanya memberikan pemahaman tentang ajaran agama, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PAI dalam mengatasi faktor penyebab krisis moral pada peserta didik di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis moral dipengaruhi faktor keluarga, lingkungan pergaulan, dan perkembangan teknologi. PAI berperan membentuk karakter melalui penanaman nilai akhlak, keteladanan guru, pembiasaan perilaku positif, serta kerja sama sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Strategi Pengembangan Mutu Pendidikan dalam Menghadapi Tantangan Era Digital di Sekolah SMAS  IT Kalimantan Selatan Muhammad Bahid; Twirid Sayafarotun; Dakir Dakir; Jasiah Jasiah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6t58xd85

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the world of education and requires educational institutions to continuously adapt to improve the quality of educational services. The digital era presents various opportunities to support more effective and innovative learning processes, but also raises challenges related to the readiness of human resources, technological infrastructure, and educational management. This study aims to analyze strategies for developing educational quality in facing the challenges of the digital era at SMAS IT South Kalimantan. The research method used is a qualitative approach with a type of library research through the collection and analysis of various relevant scientific sources, such as journals, books, research results, and educational policy documents. The results of the study indicate that developing educational quality at SMAS IT South Kalimantan in facing the digital era requires an integrated strategy, including strengthening teachers' digital competence, developing a curriculum that is adaptive to technological developments, optimizing the use of information technology in the learning process, strengthening the principal's digital leadership, and implementing a digital-based quality assurance system. In addition, collaboration between schools, the government, parents, and the community is a crucial factor in supporting the success of educational transformation. Challenges faced include limited technological infrastructure, gaps in educators' digital competence, and the need to develop an organizational culture that is responsive to change. Therefore, developing educational quality needs to be carried out sustainably through adaptive policies, increasing human resource capacity, and optimal use of technology. This study provides a conceptual contribution to understanding educational quality development strategies that schools can implement to produce quality, relevant education that meets the demands of the digital era.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Genially Pada Materi Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah Helma Hidayati; Jasiah Jasiah
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.9.1.12-29

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis Genially sebagai inovasi pembelajaran digital pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) materi Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah. Kajian pustaka dan pengalaman empiris peneliti selama mengikuti pembelajaran SKI dulu di sekolah menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah yang cenderung monoton sehingga menurunkan minat dan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk media pembelajaran berbasis Genially pada materi Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah, dan untuk mengetahui kelayakan media tersebut berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dalam mata pelajaran SKI di madrasah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Uji validasi dilakukan oleh dua ahli yaitu ahli materi dan ahli media. Ahli materi menilai aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, kegrafikan, dan kebermanfaatan, yang memperoleh persentase sebesar 93%. Adapun ahli media menilai aspek tampilan, penyajian materi, interaktivitas, kegunaan (Usability), kebermanfaatan, yang memperole hasil sebesar 85%, kedua hasil validasi tersebut termasuk dalam kategori sangat valid. Media ini dinilai menarik, mudah digunakan, serta mampu mendukung pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Genially yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dan berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran SKI di madrasah.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dalam Menjawab Tantangan di Era Modern Muhammad Nazaruddin; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40482

Abstract

Kurikulum Pendidikan Islam menghadapi tantangan besar di era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi, globalisasi, serta perubahan nilai sosial yang cepat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Kurikulum Pendidikan Islam dapat beradaptasi dan tetap relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dengan menelaah berbagai literatur terkait pendidikan Islam, perkembangan kurikulum, dan tantangan kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kurikulum Pendidikan Islam perlu mengintegrasikan niai-nilai agama dengan ilmu pengetahuan, teknologi, serta menekankan pembentukan karakter (akhlak), kemampuan berpikir kritis, dan literasi digital. Selain itu, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pengembangan Game Edukasi Interaktif Berbasis Wordwall dalam Pembelajaran Fiqih Materi Shalat Subuh Berjamaah Kelas VII Eva Suriyaningsih; Jasiah Jasiah
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 5 No 1 (2026): Jurnal J-SES Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v5i1.29335

Abstract

As the need for engaging and interactive learning media in religious studies increases, the development of technology-based media has become a relevant solution. The background of this research is the importance of using effective media to improve students' understanding of Fiqh material, especially congregational Subuh prayer, so that the learning process becomes more engaging and easier to understand. The purpose of this research is to develop and test the effectiveness of a Wordwall-based educational game as a learning medium for seventh-grade students. The method used is Research and Development (R&D) with a 4D model that includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The results of the study indicate that this Wordwall-based educational game media is effective and feasible to use, able to improve students' understanding, motivation, and interest in learning Fiqh material in an interactive and enjoyable manner.