fadhil Muhammad Ilham
Universitas Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter; Pembentukan Nilai Religius Moral Siswa Yuri Hamidah; fadhil Muhammad Ilham; Serli Arsela; Fiqra Muhamad Nazib
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan globalisasi yang berdampak pada pergeseran nilai religius dan moral siswa, sehingga menuntut adanya evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup aspek afektif dan psikomotorik. Evaluasi pembelajaran PAI berbasis karakter dipandang sebagai strategi penting dalam membentuk pribadi siswa yang beriman, berakhlak mulia, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, implementasi, serta efektivitas evaluasi pembelajaran PAI berbasis karakter dalam pembentukan nilai religius dan moral siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan tahapan klasifikasi fokus kajian, pencarian artikel, penyeleksian, serta analisis dan interpretasi data. Sumber data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang relevan, dengan total 25 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI berbasis karakter memiliki landasan konseptual yang kuat dan harus dilaksanakan secara objektif, berkelanjutan, dan komprehensif. Implementasi evaluasi dilakukan melalui berbagai teknik penilaian autentik seperti observasi, penilaian diri, jurnal, portofolio, dan pembiasaan religius. Pembahasan hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi PAI berbasis karakter terbukti efektif dalam meningkatkan nilai religius dan moral siswa, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketaatan beribadah, terutama ketika didukung sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua.