Sutrisno
Manajemen Pendidikan Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsistensi dalam Pendidikan Karakter: Kajian Perspektif Islam dan Barat Rangga Pratama Saputra; Sutrisno; Mua’ziz Latif; Sarif Hidayatulloh
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsistensi pendidikan karakter dalam perspektif Islam dan Barat serta merumuskan sintesis konseptual yang relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer. Kajian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya krisis moral, inkonsistensi implementasi nilai karakter di lembaga pendidikan, serta melemahnya otoritas moral akibat globalisasi dan transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data diperoleh dari Google Scholar, Scopus, Semantic Scholar, dan Dimensions melalui proses identifikasi, penyaringan, dan evaluasi artikel secara sistematis. Dari hasil penelusuran awal sebanyak 118 artikel, diperoleh 50 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara mendalam menggunakan teknik thematic synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif Islam menekankan pendidikan karakter melalui internalisasi nilai spiritual, keteladanan, dan pembiasaan kolektif berbasis akhlak, sedangkan perspektif Barat lebih menekankan pengembangan moral reasoning, refleksi kritis, dan otonomi moral individu. Meskipun memiliki landasan epistemologis berbeda, kedua pendekatan memiliki kesamaan pada pentingnya konsistensi antara nilai, sikap, dan perilaku dalam pembentukan karakter manusia. Penelitian ini juga menemukan bahwa kegagalan pendidikan karakter lebih banyak disebabkan oleh lemahnya implementasi nilai dalam budaya pendidikan dibandingkan kelemahan konsep teoritiknya. Sebagai kontribusi teoritis, penelitian ini menawarkan model Integrative-Reflective Spiritual Character Education sebagai sintesis pendekatan spiritual-transendental Islam dan reflektif-kritis Barat untuk membangun sistem pendidikan karakter yang lebih adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di era globalisasi.